Tingkatkan PAD Melalui E-Retribusi, Pemkab Sikka Teken MoU Dengan PT. FTF Globalindo

0
Ket FT. Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara PT. FTF Globalindo Dengan Pemda Sikka Tentang Pengelolaan E-Retribusi

MAUMERE-GAHARU NEWS.com – Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah melalui Pos Retribusi, Pemerintah Kabupaten Sikka melakukan Penandatanganan Kesepakatan Kerjasama dengan PT. FTF Globalindo melalui Pengelolaan E-Retribusi.
Penandatanganan Kesepakatan bersama antara Pemda Sikka yang diwakili oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dan Pimpinan PT. FTF Globalindo, Bangun Jocelyn Tobing, dilaksanakan di ruang kerja Bupati Sikka, Kamis (30/09/2021), disaksikan oleh Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, Sekda Sikka, Adrianus F. Parera, Kadis Perindag Koperasi dan UKM, Kepala Inspektorat Sikka, Sekretaris Pendapatan Daerah Sikka, Kabag Pemerintahan Setda Sikka dan juga Staf Ahli Bupati Sikka.
Bupati Sikka, Robi Idong dalam kesempatan tersebut mengatakan, saat ini kita sudah memasuki era digitalisasi. Pemerintah Kabupaten Sikka menyadari betapa pentingnya data elektorinik dalam rangka mempermudah, efisiensi dan produktif.
Menurut Bupati Robi, untuk Kabupaten Sikka nampaknya masih belum terlambat, jika dibandingkan dengan daerah-daerah lain. Untuk itu patut kita syukuri, karena PT. FTF Globalindo sudah memberikan motivasi dan berkenan melihat potensi di daerah ini dengan melakukan kerjasama, dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sikka, ungkap Robi Idong.
Tentunya, lanjut Robi Idong, kerjasama retribusi parkir yang ada di pasar ini merupakan pintu masuk awal bagi Pemda Sikka, dan berharap adanya kerjasama dalam jenis-jenis layanan lain, khususnya dalam peningkatan PAD.
Lebih lanjut dikatakan Bupati Robi, tujuan dari adanya kerjasama ini adalah terciptanya suatu pelayanan yang terbaik, tercepat kemudian bisa mendatangkan penerimaan bagi daerah yang ujung-ujungnya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sikka.
Robi Idong mengatakan, sebelumnya Ia telah bertemu dengan pihak UPTD Pendapatan Daerah Provinsi NTT untuk membicarakan kerjasama antara pemerintah Provinsi dan Kabupaten tentang penerimaan masing-masing PAD. Menurutnya, jika PAD Provinsi meningkat otomatis PAD Kabupaten juga meningkat, yang nantinya akan terealisasi melalui bagi hasil.
“Intinya kita harus saling mendukung dan mencari satu inovasi terbaru dan terkini dalam rangka peningkatan PAD serta peningkatan pelayanan,” ujar Robi Idong.
Sementara itu, Pimpinan PT. FTF Globalindo, Bangun Jocelyn Tobing mengatakan, prinsipnya adalah melalui kerjasama ini Pendapatan Asli Daerah meningkat dan bisa bermanfaat untuk mendigitalisasi retribusi daerah yang ada di Kabupaten Sikka saat ini.
Menurut Tobing, cepat atau lambat namanya teknologi tidak bisa diredam, akan selalu bergerak terus, tetapi kita coba membuat sebuah teknologi yang bermanfaat untuk Kabupaten Sikka ini dalam rangka memberikan kemudahan terutama dalam meningkatkan Pendapatan Daerah, ujarnya.
“Jadi saya mohon ijin untuk bisa berkontribusi di Kabupaten Sikka ini, untuk bisa memberikan kemudahan dalam meningkatkan pendapatan daerah serta mendigitalisasi retribusi daerah, sembari menyampaikan akan melakukan semaksimal mungkin demi peningkatan PAD di Kabupaten Sikka,” ucap Tobing.
Untuk itu ia berharap agar dalam penandatanganan kerjasama ini, pihaknya meminta untuk dibantu dan disuport karena diakuinya bahwa pihaknya punya kelamahan. Namun pada intinya PT. FTF berniat untuk membantu Kabupaten Sikka agar bisa maju seperti Kabupaten-Kabupaten lain di pulau Jawa. Sehingga ia berharap jika dalam perjalanan ada yang mau memberi masukan dan saran demi suksesnya kerjasama tersebut, ujar Tobing berharap. *(FD-GN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here