TIDAK TERIMAH DI MAKI, SEORANG ADIK TEGA MEMBACOK KAKAK KANDUNG

0

Rote Ndao- Gaharu News Com.Lagi- Lagi di awal Tahun 2022, terjadi lagi pristiwa yang hampir menelan korban jiwa, Kamis tanggal 6 Januari 2021 sekitar jam 06.00 di teras rumah milik dari Aleks Adu, Dusun Oelasin 1, Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.

Terduga Pelaku Edwin Adu, jenis kelamin laki-laki, umur 19 tahun, alamat Dusun Oelasin 1, Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.

Korban ONGKI ADU, jenis kelamin laki-laki, umur 26 tahun, TTL Mongga, 20 Juni 1995, alamat Dusun Oelasin 1, Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.

Kronologisnya Berawal saat itu korban dan pelaku berada di rumah, sedangkan ibu kandung korban atas nama SIPORA NUNUHITU sedang berada di sawah dan adik kandung atas nama BIGEN ADU dan STIFON ADU sedang tidur di dalam rumah milik korban sedangkan bapak kandung korban atas nama ALEX ADU pergi ke hutan untuk mencari sapi milik mereka.

Lalu korban sebagai kakak kandung menyuruh adiknya (pelaku) untuk memberikan makanan kepada ternak sapi milik mereka tetapi pelaku menolaknya dengan mengatakan “beta snd mau pi” dan korban terus memaksa untuk pelaku pergi memberikan makan sapai tetapi pelaku tetap menolaknya sehingga korban memaki pelaku dengan mengatakan “tolo pi dulu” dan pelaku tidak menerimanya.

Mendengar makian kakaknya itu pelaku yang juga adik korban tidak terima, dimana pada saat itu korban membelakangi pelaku tiba-tiba pelaku langsung memotong korban sebanyak 1 kali pada bagian kaki kanan, dan 1 kali pada bagian punggung sebelah kiri.

Setelah memotong korban pelaku kemudian memeluk korban dan langsung meminta maaf sambil menangis, ibu korban dan pelaku yang saat itu baru tiba dari kebun melihat kejadian itu langsung menangis, mendengar tangisan itu lalu tetangga korban atas nama ROBINSON ADU datang dan langsung membawa korban ke Puskesmas batutua, untuk mendapat perawatan medis.

Catatan :

1. Korban saat ini berada di RS Umum Baa yang sebelumnya sudah mendapat penanganan medis di Puskesmas Batutua.
2. Korban memilik luka pada bahu kiri dan pada bagian kaki kanan bagian dalam dimana ada tulang yang patah dan retak sehingga Dokter menyarankan untuk sementara korban dirawat di rumah sakit umum.
3. Sementara dapat disimpulkan motif kejadian “tersinggung karena dimaki oleh korban”.
4. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak berniat untuk melaporkan kepada yg berwajib.
5. Namun demikian pihak penyidik dari Polsek Rote Barat Daya yang dibackup oleh Sat Reskrim Polres Rote Ndao tetap melakukan tindakan Kepolisian dengan mengamankan barang bukti dan pelaku guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal ini di sampaikan oleh Kapolres Rote Ndao AKBP.I Nyoman Putra Sandita SH.S.Ik.MH melalui Kasi Humas Polres Rote Ndao AIPTU Anam Nurcahyo, S.I.P.*( RM/GN )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here