TERSANGKA AKUN PALSU LAKUKAN KLARIFIKASI TERKAIT KASUS PENCEMARAN NAMA BAIK LEWAT FACEBOOK.

0

Rote Ndao.Gaharu News.com – Terkait Pemberitaan media ini sebelumnya dengan judul Pengguna Akun Facebook Prabu Jayabaya di tetapkan sebagi tersangka kasus pencemaran nama baik,  tersangka AN(41), laki-laki, yang beralamat di RT.013/RW.07, Desa Lidamanu, Kec. Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, dengan perkara tindak pidana Penghinaan dan atau pencemaran nama baik melalui media sosial facebook, datang menemui media ini di sekretariat gaharu news biro rote, Sabtu, 14/11/2020, pukul 08.30 WITA di menggelama, desa baadale, Kec. lobalain, untuk melakukan klarifikasi.

Dalam klarifikasi terhadap media ini, bahwa beliau mengakui tidak merespon telpon dari media ini karna di luar rumah dan tidak sempat mengangkat telpon.

Dan terkait pemberitaan tersebut beliau mengakui bahwa telah di tetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Sat Reskrim Rote Ndao dengan surat penetapan tersangka No.S-TAP/39/XI/2020/Reskrim, Tanggal, 13 Nopember 2020, yang di tanda tangani oleh Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, IPTU Yames Jems Mbau, S.Sos, selaku Penyidik.

Baca juga :

Pengguna akun facebook Prabu jayabaya di tetapkan jadi tersangka kasus pencemaran nama baik, oleh Polres Rote Ndao

Dan sebagai warga negara yang baik beliau secara pribadi bertanggung jawab atas perbuatannya, dan akan proaktif menyelesaikan kasus ini.

saat ditanya mengenai isu yang beredar bahwa dia di back up oleh pejabat public tertentu dan disuruh oleh oknum pejabat tersebut, beliau membantah dengan Tegas, menurut beliau apa yang di lakukan dalam kasus ini murni urusan dia pribadi tanpa melibatkan siapa pun.

Bahkan menurut AN yang biasa disapa Y, jangan ada peradilan sesat, bahkan saya di adili di medsos seolah olah saya disuruh oleh pejabat tertentu untuk melakukan tindak pidana Pencemaran Nama Baik, dan saya akan buktikan di pengadilan, toh status saya sekarang baru tersangka belum terdakwa, Ucapnya saat menutup pembicaraan.

Sebelumnya media ini telah memberitakan tentang penetapan tersangka kasus pencemaran nama baik sesuai dengan SPDP (surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) yang di terima media ini jumat, 13/11/2020, lewat Korban.

Dalam SPDP yang di tanda tangani oleh Kasat Reskrim Polres Rote Ndao IPTU Yames Jems Mbau, S.Sos selaku penyidik menyatakan bahwa mulai senin 9/11/2020, telah dilakukan Penyidikan terhadap tindak pidana penghinaan dan atau pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook, sebagaimana di maksud dalam pasal 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (3), UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, sebagaimana telah dirubah melalui UU  No 19 Tahun 2016, tentang ITE.

Sedangkan di duga pelaku yang di tetapkan sebagai tersangka adalah AN (41) laki laki, alamat Lidamanu kecamatan Rote tengah.

Korban NP yang sempat di hubungi media ini melalui telepon seluler mengucapkan terima kasih kepada penyidik sat Reskrim Rote ndao atas kerja kerasnya mengungkap kasus ini,  dan  menjadi pelajaran berharga buat pengguna medsos facebook agar jari jangan lebih cepat dari Otak, dan juga  menjadi efek jera ucap NP dari balik Telepon.

Sedangkan diduga tersangka AN dihubungi media ini lewat telpon seluler, tidak merespon. **JQ[gn/tim]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here