SMA Katolik Giovanni Kupang Mulai Menjalankan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

0
Kepala Sekolah SMA Katolik Giovanni Kupang Romo Stefanus Mau Pr.

Kupang, GaharuNews.Com – SMA Katolik Giovanni Kupang,merupakan salah satu sekolah swasta ternama di Kota Kupang yang telah menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas pada bulan September 2021 Lalu

Pembelajaran tatap muka terbatas, dilakukan atas dasar surat edaran dari pemerintah Provinsi NTT dan Wali Kota Kupang, agar proses belajar mengajar segera dilangsungkan dengan metode tatap muka terbatas.

Hal ini di disampaikan Kepala sekolah SMA Katolik Giovanni Kupang Rm.Stefanus Mau.Pr, saat di temui Media Gaharu News di ruang kerjanya,Sabtu(23/10/2021)

Menurut Romo Stefanus,sebelum kegiatan tatap muka terbatas berjalan di SMK Katolik Giovanni Kupang, pihak sekolah telah melakukan pertemuan bersama guru-guru dan orang tua siswa.Dalam pertemuan tersebut, prinsipnya orang tua siswa menyetujui akan diadakan tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan covid 19, sebab proses belajar mengajar harus disiapkan fasilitas lengkap sehingga proses belajar yang dijalankan berjalan lancar.

“kita juga meminta kepada orang tua untuk memberikan edukasi, berkaitan dengan protokol kesehatan. Sehingga, orang tua juga paling kurang memberikan perhatian kepada anaknya pada saat perjalanan ke sekolah”.

Romo Stefanus juga menjelaskan Keunggulan dari pembelajaran tatap muka terbatas guru-guru dapat mengenal Siswa,begitupun Siswa dapat mengenal guru-guru sehingga dapat dibangun komunikasi yang baik dan memudahkan guru untuk mengenal kepribadian siswa,serta keakraban juga dapat terbangun antara siswa dan guru.

Sistem yang digunakan dalam proses pembelajaran setiap seminggu, selalu berganti-ganti namun fokus pembelajaran tatap muka paling banyak untuk kelas XII. Sedangkan sistem pembagian dalam kelas,satu kelas dibagi menjadi 2 rombongan belajar sehingga langsung ditangani oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan.Materi yang diajarkan juga adalah materi yang selama masa pandemi dipandang sangat berat sehingga dilakukan pendalaman dan penguatan,ujarnya.(Tyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here