Polisi Periksa ADH dan Staf Dealer Honda NSS Rote Ndao Terkait BPKB Konsumen

0

GAHARUNEWS, COM. ROTE NDAO –  Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Rote Ndao  Bidang Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) mulai memintai keterangan sejumlah Pihak terkait  Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BKPB)  pasalnya usai membeli kendaraan roda dua secara cash pada Dealer Honda  Nusantara Surya Sakti(NSS)Baa Rote Ndao,bahkan memasuki satu tahun berjalan namun konsumen tidak menerima BPKB.

Permintaan Keterangan tersebut dilakukan berdasarkan adanya pengaduan warga yang merasa dirugikan serta dibohongi pihak Dealer Honda Nusantara surya sakti(NSS) Baa,Rote Ndao

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao
IPTU. Yames Jems Mbau, S.Sos ketika dikonfirmasi Wartawan pada (Senin 2/8/2021) siang membenarkan bahwa memang benar dan masih sebatas permintaan klarifikasi tentunya para pihak terkait akan dimintai keterangan satu persatu ungkapnya

Meski begitu, sambungnya  tidak menutup kemungkinan jika pihak kepolisian akan menindaklanjuti kasus tersebut jika ditemukan adanya indikasi tindak pidana.

Pantauan wartawan sejak pekan lalu hingga kemarin Penyidik Tipidter sudah melakukan permintaan keterangan terhadap beberapa staf Dealer Honda NSS Baa, Rote Ndao,atas nama Andy Aplugi dan juga ADH (Administration Head) di dealer Honda NSS Baa Rote Ndao, Emi Kenat.

Diberitakan sebelumnya
Erlin Sinlae anak dari Konsumen Pemilik Kendaraan Bermotor Roda dua atas nama Dominggus Sinlae  warga desa Lidamanu,Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao merasa orang tuanya selaku Konsumen  dipermainkan serta dibohongi oleh Pihak Managemen dealer Honda NSS Baa Rote

Pasalnya, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dari  satu Unit kendaraan bermotor Honda Beat nomor polisi(Nopol) DH 4528 GD wana Biru Putih yang dibeli secara cash oleh Ayahnya  pada bulan Juli 2020 lalu, sampai saat ini sudah genap setahun namun BPKB kendaraan bermotor tersebut belum juga diterima

Kepada para wartawan (Jumat/16/7/2021) pagi, Erlin menceritakan kejadian yang dialami oleh ayahnya Itu berawal saat Ayahnya domingus Sinlae  membeli satu unit motor Honda Beat pada tahun 2020 sekitar bulan juli lalu,waktu itu posisi Kantor NSS Baa Rote Masih berlokasi di Ruko,  Persawahan Mokdale,pembelian dilakukan secara cash, dan satu bulan kemudian tepatnya bulan Agustus di berikan STNK,dengan penjelasan bahwa BPKB masih sementara dalam Proses,namun berjalanya waktu sampai saat ini kami tidak pernah juga di hubungi oleh pihak dealer untuk mengambil BPKB,akhirnya atas inisiatif sendiri saya sebagai anak yang menghubungi langsung salah satu staf pada dealer NSS Rote,Emi Kenat melalui pesan Whats Apps untuk mempertanyakan BPKB tersebut, namun jawaban yang diberikan oleh pihak Managemen dealer Honda NSS Baa Rote,melalui Emi Kenat  sepertinya membuat kami sangat tidak puas selaku konsumen pasalnya pihak dealer membalas pesan tersebut bahwa,”Bapak punya BPKB sudah ada,tapi katong punya aturan baru BPKB harus kirim ke kantor pusat di semarang,sehingga harus buat pengajuan ke pusat paling lama prosesnya satu bulan,dan juga kalau bisa tolong sertakan KTP Asli supaya beta pengajuan”ungkap Erlin membacakan Pesan whats Apps salah satu staf dealer Honda NSS Baa Rote Emi Kenat.

Kepada wartawan,Erlin Mengatakan seharusnya pihak dealer memberitahukan konsumen sejak awal bahwa kalau kita beli motor disini maka BPKBnya harus dikirim lagi ke semarang  yang katanya di kantor Pusat, mengapa setelah  setahun kami meminta BPKB barulah pihak dealer katakan bahwa ada di kantor pusat semarang,sebagai Konsumen kami benar benar sangsi dan merasa dibohongi dengan jawaban yang diberikan ini,apalagi meminta orang tua saya memberikan KTP Asli,kalau seandainya Foto Copy KTP mungkin masuk di akal namun anehnya kok KTP Asli,untuk itu maka saya mewakili orang tua saya yang juga sudah lanjut usia agar pihak dealer segera menyerahkan BPKB kendaraan Milik Kami,dalam tempo yang sesingkat singkatnya jika tidak maka kami akan mengadukanhal ini secara langsung ke aparat hukum,karena sejak pembelian motor secara cash tidak perna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here