PERNYATAAN PERS JUDITH D’LORENZO TAOLIN, KONTRIBUTOR TVONE ATAS ANCAMAN BUPATI TTU, RAYMUNDUS SAU FERNANDES TERKAIT VIDEO SIARAN LANGSUNG YANG DIKATAKAN HOAX

0

 

iklan Selamat Natal dan tahun Baru dari Ketua DPD Partai Hanura NTT Refafi Gah

GaharuNews.com, TTU – Terkait ancaman Bupati Timor Tengah Utara, Raymundus Sau Fernandes yang hendak mempolisikan saya karena menganggap ekspos yang saya lakukan di media sosial dan pers adalah fitnah, mencemarkan nama baik atau dianggap saya telah melakukan tindak pidana tertentu. Saya sendiri sedang menduga-duga, pasal apa yang hendak dituduhkan kepada saya? Akan tetapi sekiranya apa yang saya lakukan dianggap salah maka secara hukum merupakan delik aduan sehingga pihak yang dirugikan tentunya sah-sah saja jika hendak membuat laporan polisi.

iklan Selamat Natal dan Tahun Baru dari Sekretaris DPD Partai Hanura NTT, Elias Koa

Namun perlu saya perjelas bahwa konten informasi yang saya publikasikan tidak memiliki muatan yang melanggar kesusilaan, penghinaan dan pencemaran nama baik. Sebaliknya apa yang saya publikasikan adalah fakta. Sehingga video itu jika mau dikaitkan dengan UU IT, apa yang saya publikasikan itu terdokumentasikan dengan baik sebagai dokumen elektronik yang memenuhi ketentuan hukum untuk diajukan sebagai alat bukti kepada penyidik manakala diperlukan.

Apa yang ditakutkan seorang Ray Fernandes sebenarnya, video itu juga sebagai bukti dan petunjuk bahwa ada yg melakukan tindak pidana, jika dituduh hoaks tapi fakta hukumnya jelas – jelas nyata bukankah dengan mengajukan laporan polisi sama dengan membuat faktanya menjadi lebih terang?

iklan jangan Golput, Ketua LASMURA NTT Indra Wahyudi Erwin Gah, SE, M.Sc

Pada prinsipnya setiap warga negara yang merasa haknya dilanggar secara hukum ada jalan untuj upaya pemulihan haknya, begitu juga jika merasa ancaman maka perlu perlindungan hukum yang dpt dilakukan dengan mengajukan laporan pidana.
Akan tetapi dalam persoalan ini saya balik bertanya kepada bapak Raymundus Sau Fernandes, Bupati TTU dan juga Ketua DPW NasDem NTT. Sebetulnya dalam peristiwa pemukulan yang terpublikasikan lewat video itu, siapa yang korban dan siapa yang pelaku sehingga mengancam balik akan menempuh jalur hukum atas video yang disiarkan secara langsung dari TKP .

Dan untuk diketahui apa yang saya lakukan sama sekali tidak ada niatan urusan pribadi tapi sekecil apapun pelanggaran yang ada harus diangkat sebagai bagian dari kedudukan dan fungsi kami sebagai insan pers. Agar semua orang tahu bahwa setiap warga negara sama kedudukannya dimata hukum.

Iklan Selamat natal Dan Tahun Baru dari Ketua komisi 2 DPRD Kota Kupang

Saya tegaskan, Video siaran langsung itu tidak bisa direkayasa dan saya tidak punya keahlian merekayasa atau memutarbalikkan suatu fakta. Selain itu, ada saksi-saksi yang tentu saja memenuhi syarat sebagai alat bukti. Karena saksinya lebih dari satu, hadir dilokasi kejadian, merasakan sendiri, melihat sendiri dan mendengar sendiri. Bahkan korbannya sudah mengajukan laporan polisi, dimana secara hukum kita semua tahu bahwa suatu peristiwa tindak pidana jika terdapat korban maka korban itu sendiri merupakan bukti yang paling sempurna karena selain orangnya ada untuk memberikan keterangan tentang kejadian yang dialami dan dirasakan, tentu ada juga visum et repertum karena wujud tindak pidana yang dilaporkan adalah perbuatan tindak kekerasan terhadap orang atau manusia.
Tentu ada yang bertanya mengapa saya berada dilokasi tersebut, maka perlu saya jelaskan bahwa Pilkada serentak merupakan perhelatan politik yang bersifat nasional karena secara serentak dilaksanakan diseluruh Indonesia. Sehingga bagi saya atau kami sebagai wartawan, kejadian sekecil apapun akan menarik untuk diliput dan dipublikasikan. Apalagi pertemuan dilakukan pada malam hari dan di masa tenang, yang tentu sangat menggoda naluri kami sebagai wartawan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Iklan Selamat natal Dan Tahun Baru dari Ketua komisi 2 DPRD Kota Kupang

Dari media saya dan tentu kita semua sudah tahu karena ada penjelasan pembelaan diri bahwa ada pertemuan dengan beberapa kepala adat atau suku yang dinyatakan tidak ada hubungannya dengan Pilkada. Bisa saja tidak ada hubungan, akan tetapi siapa yang bisa percaya, untuk itu kami wartawan mengangkat kejadian ini ke permukaan agar secara terbuka setiap orang boleh menilai dan berhak tahu serta berhak berpendapat, apakah benar pertemuan tersebut tidak ada kaitannya dengan pilkada. Jika ada yang percaya, orang itu menggunakan logika apa? Dan bagaimana menjelaskan eksistensi seorang pimpinan Kepala daerah yang mempunyai kepentingan langsung dan melekat dengan salah satu peserta Pilkada bertemu dengan kelompok masyarakat yang mempunyai hak pilih di masa tenang pada malam hari, apakah mungkin pertemuan tersebut tidak mempunyai hubungan dengan Pilkada, apa kepentingan yang mendesak sehingga harus bertemu pada malam hari dimasa tenang.

iklan Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru dari Ketua Srikandi Partai Hanura Kab. Rote Ndao

Sebetulnya kejadian ini tugasnya Panwas dan publik untuk menilai apakah salah atau benar, kami sebagai wartawan hanya menyajikan beritanya tanpa tendensi sebagai mata dan telinga paket tertentu karena kami tidak ada kepentingan dengan siapa yang menang atau kalah karena kami bukan Tim Sukses salah satu Paket atau Panwas yang mempunyai tupoksi mengawasi proses pilkada agar jurdil, bersih, terhormat dan berkualitas.terima Kasih

Iklan selamat Natal dan tahun baru dari DPC PWOIN Kab. Rote Ndao

Demikian Pernyataan Pers Yudith D’lorenso Taolin yang diterima media ini. Sementara Itu Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Ray Sau Fernandes yang coba dikonfirmasi oleh GaharuNews.com hanya membalas singkat dalam pesan WA  ” Sy tdk mau berpolemik dan nanti kita selesaikan secara hukum sj”.  (gn/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here