Penuhi Unsur Pidana, Hironimus Taolin Berpeluang Dijemput Paksa

0

Kupang, GaharuNews.com,- Setelah melakukan gelar perkara oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), akhirnya kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan jalan di Desa Eban, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) senilai Rp. 20 miliar dinaikan statusnya.

Kasus dugaan korupsi tersebut sebelumnya berstatus penyelidikan (Lid) namun karena ditemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum maka statusnya ditingkatkan menjadi penyidikan (Dik).

“Penyidik gelar perkara tanggal 10 Februari 2022 lalu. Dalam ekspose ditemukan adanya perbuatan melawan hukum sehingga ditingkatkan ke penyidikan (Dik) dari penyelidikan (Lid) sebelumnya,” kata Kajati NTT, Dr. Yulianto, S. H, M. H didampingi Kajari Kota Kupang, Banua Purba, S. H, M. H dan Aspidsus Kejati NTT, M. Ilham Samuda, SH.,MH., Kamis (24/02/2022).

Ditegaskan Kajati NTT, berdasarkan estimasi dari tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT, kerugian keuangan negara mencapai Rp. 5 miliar dari nilai proyek sebesar Rp. 20 miliar.

Terkait dengan Hironimus Taolin selaku Dirut PT. Sari Karya Mandiri (SKM) yang dipanggil secara patut oleh penyidik namun mangkir, Kejati menegaskan bahwa setelah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan maka Hironimus Taolin bisa dijemput paksa.

“Sebelumnya belum bisa dijemput paksa karena kasusnya masih berstatus penyelidikan. Tapi sekarang sudah ditingkatkan ke Penyidikan (Dik) maka bisa dijemput paksa,” tegas Kajati.

Ditambahkan Kajati, sebelumnya Hironimus Taolin diberikan kesempatan selama dua pekan (14) hari untuk mengembalikan kerugian keuangan negara sesuai estimasi penyidik.

Namun, lanjut Kajati, selama dua pekan (14 hari) tidak diindahkan oleh Hironimus Taolin maka kasusnya ditingkatkan ke penyidikan. Jika, dalam dua pekan Hironimus Taolin mengembalikan kerugian negara maka kasus tersebut dihentikan karena masih berstatus penyelidikan. (Aries Usboko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here