Pencabulan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Rote Ndao

0
Ilustrasi

Rote Ndao,Gaharu News.Com – Lagi lagi Rote Ndao, terjadi percabulan terhadap anak di bawah umur, kasus ini terjadi di Dusun Oelolok, Desa Oematamboli Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, dengan dugaan pelaku inisial  RN, hal ini terjadi di daerah persawahan di dusun oelolok.

Adapun kronologis kejadian yang di sampaikan oleh Kasubag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo, S.IP.

Pelapor inisial EN, mendapat cerita dari korban AWN bahwasanya dirinya telah dilecehkan oleh terduga pelaku.

Pada hari minggu 27 September 2020, jam 10.00 wita, bertempat di sawah oelolok desa oematamboli  Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, terduga pelaku RN telah melakukan pelecehan dengan membuka celana korban dan menaruh kemaluan terduga pelaku ke kemaluan korban.

Dari hasil laporan korban saya sebagai orang tua dan pemuka adat melaporkan kejadiab tersebut ke polsek Lobalain, dengan laporan polisi Nomor : LP / 48 / IX / 2020 / NTT / RES RND / SEK. LBN tentang “Dugaan Pencabulan Anak, dengan korban atas nama, AWN, lahir di mokdaen , 15/02/2016, alamat desa oematamboli, kec. lobalain Kab.Rote Ndao, dan di duga pelaku adalah, RN, Umur 12 tahun, alamat desa oematamboli kab. rote Ndao,

Masih menurut kabag humas, bahwa antara terduga pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga, yang mana ayah korban dan ayah terduga pelaku masih sepupu kandung.

Saat ini pihak penyidik Polsek Lobalain telah melakukan visum et repertum kepada korban di RSUD Ba’a.

Terduga pelaku akan dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara paling sedikit lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Kasubbag Humas Polres Rote Ndao AIPTU Anam Nurcahyo, S.I.P.

Kronologis kejadian yg sempat di himpun media ini dari berbagai sumber, bahwa kejadian ini Benar terjadi bahwa  pada hari, senin 28/09/2020  terjadi tindak pidana Dugaan Percabulan anak dengar berawal  awal kejadian pelapor mendapatkan cerita dari korban bahwa terlapor membuka celana korban dan menaruh kemaluan terlapor ke kemaluan korban. Dan kemudian pelapor menanyakan Kapan kejadiannya dan korban menjawab hari Minggu.

Atas kejadian tersebut pelapor datang ke mapolsek lobalain untuk melaporkan kejadian dimaksud guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.JMM *[gn/tim]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here