Pemuda 19 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Kebun Warga

0
Korban Gantung Diri Di Pohon Jambu, Dok. Humas Polres Rote Ndao.

Rote Ndao,Gaharu New.Com – Selasa,10/11/2020,  warga Sosoledale Desa Pilasue,  Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, di hebohkan dengan penemuan mayat gantung diri  Di kebun milik Buce Dethan sekitar pukul 06.10 wita.

Kronologis Kejadian yang di sampaikan oleh Kapolres Rote Ndao, AKBP, FELLI HERMANTO, S.IK, M.Si melalui Kasubag Humas Polres Rote Ndao AIPTU, Anam Nurcahyo, S.I.P bahwa hari Selasa 10/11/2020 sekitar jam 06.00 wita saksi Trisno Dethan hendak pergi ke kebun miliknya untuk mengambil kelapa dan jambu mete guna diberikan sebagai pakan babi miliknya.

Setiba di sana sekitar 50 meter sebelum sampai di kebun saksi melihat ada orang diatas pohon jambu mete, saksi berpikir ada orang yang hendak mencuri jambu miliknya. Selanjutnya sekitr 10 meter sebelum sampai di pohon jambu saksi melihat orang tergantung diatas pohon jambu, yang diketahui bernama INDRA HINDRIA DETHAN (19), laki laki dengan alamat RT/003, RW.005, Dusun Sosoledale Desa Pilasue,  Kecamatan Rote Selatan,  dengan keadaan tersebut, lalu saksi berlari memberitahukan sdr Yosias Soru dan juga keluarga korban.

Selanjutnya sekitar jam 06.25 wita PJ. Kades Pilasue an Wemi A. Taka melaporkan peristiwa tsb kpd Kanit Intelkam Polsek Rotsel AIPDA Teddy Sayd S.Sos, akan kejadian tersebut dan selanjutnya Kanit Reskrim Sek Rotsel berkoordinssi dgn Ur Iden Sat Reskrim Res Rote Ndao.

Dan  sekitar jam 06.30 wita Piket Jaga Polsek Rote Selatan bersama Kanit Reskrim Polsek Rote Selatan  mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.

Sekitar jam 07.30 Wita, Kasat Reskrim Polres Rote Ndo IPTU Yames Jems Mbau, S.Sos, KBO Reskrim AIPTU Stefanus Palaka bersama Ur Identifikasi, Tim Opsnal Sat Reskrim tiba di TKP dan selanjutnya melakukan Olah TKP.

Dan sekitar Pukul 09.00 Wita, Dokter Puskesmas Oele an. Dr. Berlan Paul E. Chandra bersama staf melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban, dan disimpulkan sementara tdk ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan pd tubuh korban.

Berdasarkan keterangan awal saksi – saksi disimpulkan bahwa bahwa pd hari Senin tanggal 09 November 2020 sekitar jam 19.00 wita korban pulang kerumahnya utk makan dan mandi, saat itu korban menyampaikan kepada keluarga bahwa dirinya malam ini akan menginap di rumah rekan korban Valen Pingak.

Selanjutnya korban keluar rumah dan pergi, kemudian sekitar jam 20.00 Wita korban tiba dirumah saksi Valen Pingak. Setibanya di rumah saksi, kemudian dengan menggunakan sepeda motor keduanya menuju tempat mencari sinyal di lokasi bernama Nunukhun sekitar 400 mtr disebelah Utara rumah saksi Valen Pingak

Di lokasi tersebut korban menelpon pacar korban atas nama POPY NGEON sampai sekitar jam 22.00 wita.

Karena sudah merasa ngantuk saksi kemudian menyampaikan kepada korban bahwa dirinya pulang mendahului.

Dari pembicaraan keduanya diketahui dari pacar korban bahwa korban mengatakan “kalau lu sayang beta coba lu bilang”, dan juga mengatakan “hari ini kt omong terakhir su” lalu pembicaraan lewat handphone tersebut terputus.

Diketahui bahwa berdasarkan hasil Olah TKP, Visum Luar, Keterangan Saksi – Saksi maka dapat disimpulkan korban meninggal dunia dengan cara bunuh diri menggunakan tali nilon berwarna Biru yang diambil dari dalam dapur rumahnya, namun belum diketahui sebab/alasan korban melakukan perbuatan tersebut.

Keluarga korban yg diwakili oleh bapak kandung korban saksi HENDRIK DETHAN telah menerima kematian korban sebagai takdir dan jalan hidupnya serta menolak utk dilakukan autopsi dengan dibuatkan Surat Pernyataan diatas Matarei 6.000 dihadapan Camat Rote Selatan JONI MANAFE dan Kasat Reskrim Res Rote Ndao IPTU YAMES JEMS MBAU, S.Sos. **JQ[gn/tim]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here