Pemdes Tebara Adakan Sumur Gali di Sawah, Ini Manfaatnya Bagi Masyarakat

0
Kepala Desa (Kades) Tebara Marthen Ragowino Bira

Waikabubak, GaharuNews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Tebara membuat sumur gali di sawah, guna untuk menjawab kebutuhan masyarakat di Desa Tebara, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Selasa (19/10/2021).

Kepada media ini, Kepala Desa (Kades) Tebara Marthen Ragowino Bira, menyampaikan bahwa Pemdes Tebara membuat sumur gali di sawah sudah menjadi program tahunan.

“Bulan yang lalu kami baru saja selesai membagun sumur gali di sawah. Ini adalah program tahunan kami untuk membantu masyarakat lebih produktif lewat tanaman hultukultural. Hal ini kami sudah sampaikan pada waktu sebelumnya bahwa salah satu program pengembangan pemberdayaan petani perkebunan membuat sumur gali,” ungkap Kades.

Menurut Kades di musim kemarau banyak petani yang tidak bekerja, sehingga untuk menggurui angka pengangguran Pemdes Tebara adakan sumur gali di sawah.

“Jadi kami sekarang sudah 11 sumur gali di sawah, satu sumur kalau berjalan dengan hulikultural minimal 3-4 juta hasil dari sayura, tomat, lombok dan lain-lain,” tuturnya.

Bira menjelaskan dampaknya sumur gali di sawah bagi warga Desa Tebara.

“Musim kemarau masyarakat mempunyai kegiatan yang produktif apalagi kita sudah punya pasar desa di sini bisa memasarkan hasil perkebunan mereka, sehingga di musim hujan mereka tanam padi pada dimusim kemarau mereka berhultukultural, berbudaya hultikultural sehingga pendapatan mereka semakin produktif dan ini menjadi contoh semua desa sehingga dana desa itu efeknya terasa kepada masyarakat,” jelas Bira.

Tak hanya itu, kata Bira, Tahun 2021 menggali 20 sumur lagi untuk memenuhi semua target sawah yang berada di kampung-kampung dan dusun-dusun sehingga masyarakat produktif.

Selain program sumur gali, Pemdes Tebara juga adakan program jaringan listrik untuk masyarakat yang belum punya listrik.

“Sekarang kami sudah pasang, dan Desa Tebara sudah mempunyai jaringan listrik hasil kerja sama pemerintah Desa Tebara dan PLN Cabang Dispidisi Waikabubak. Kalau juga bekerja sama dengan PLN Waingapu dan provinsi terutama jaringan yang disalurkan ke kampung Jewekaraka Lapepu, Wekaraka, Letekamuwila, Labariri, Golu Wawi, Golu Pedi dan Kalebularu dan semua lokasi yang susah penerangan. Waktu itu kami sudah sampaikan pada peresmian pasar Desa Tebara dan sekarang sudah terpenuhi,” tandas Bira.

Pemdes Tebara juga melakukan subsidi silang dana desa sebesar Rp 1.650.000, kata Kades Marthen, sementara mensubsidi masyarakat swdayakan Rp 1.000.000 untuk meteran 900 wat yang harganya Rp 2.650.000, Ia mengatakan hingga saat ini sudah sampai 80 pelanggan yang sudah swadaya.

“Artinya kami yakin masyarakat akan menikmati cahaya listrik dan produktuf dengan adanya listrik bisa menenun, menyanyam dan hulikultural untuk menyalurkan air,” katanya lagi.

Ia berharap hultikultural berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat bisa produktif dan membantu perekonomian mereka.

“Tentu target kami desa yang ideal, mandiri dan produktif itu akan tercapai,” harapnya.

( Beny Papa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here