Minta Silaturahmi Bersama KNPI-NTT Terkait Kasus Kemanusiaan, ada 3 Poin Yang di Sepakati

0

GAHARUNEWS,COM. KUPANG, Pihak PT. Bosowa Berlian Motor tawarkan penyelesaian masalah secara damai dan kekeluargaan kepada Mutiara Tanof, hal itu disamapaikan Ketua kepada KNPI NTT kepada wartawan Gaharunews ketika dikonfirmasi, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/07/2021).

 

Pasca Pemecatan secara sepihak yang dilakukan oleh Sdr. Arfan T. Rawuetan Kepala Bosowa Cabang Kupang terhadap Mutiara Tanof, mendapat perhatian serius Pimpinan PT. Bosowa Berlian Motor di Makassar. Bukti dari perhatian dan keseriusan tersebut, dibuktikan dengan kehadiran HR & Ga. Div. Head PT. Bosowa Berlian Motor dan Tim di Kupang, untuk mengumpulkan berbagai informasi di Cabang Kupang atas langkah dan keputusan sepihak yang dilakukan Sdr. Arfan T. Rawuaten – Kepala Bosowa Cabang Kupang sebelum mengambil keputusan di internal Perusahaan.

Selain mengumpulkan berbagai informasi dan bukti di Bosowa Cabang Kupang, HR & Ga. Div. Head PT. Bosowa Berlian Motor juga melakukan silaturahmi dan koordinasi bersama Hermanus Th. Boki – Ketua DPD KNPI NTT.

Kepada media, Heri Boki, Ketua DPD KNPI NTT membenarkan dan mengakui adanya pertemuan dimaksud.

“Ya…., Benar…, saya bertemu Pak Tanwir selaku HR & Ga. Div. Head PT. Bosowa Berlian Motor dan Tim, di Aston Hotel Kupang, tanggal 26 Juli 2021. Hal tersebut terjadi karena dirinya dihubungi oleh Kepala Bosowa Cabang Maumere atas permintaan Pak Tanwir – HR & Ga. Div. Head PT. Bosowa Berlian Motor untuk bisa bersilaturahmi. Atas permintaan tersebut, saya merespon dan menemui pihak PT. Bosowa Berlian Motor di Aston Hotel Kupang,” jelas Heri.

Lanjut Heri, Namun sebelum bertemu pihak PT. Bosowa Berlian Motor, saya sudah menanyakan agendanya, sehingga dijelaskan bahwa silaturahmi biasa saja, kebetulan HR & Ga. Div. Head PT. Bosowa Berlian Motor sudah di Kupang dan mau silaturahmi sekalian beliau mau mendapatkan informasi yang berimbang, termasuk dari KNPI terkait persoalan yang terjadi di Bosowa Cabang Kupang untuk menjadi pertimbangan Pimpinan Pusat Bosowa agar pihak manajemen Bosowa nantinya dapat menyikapi dan mengambil langkah tegas atas persoalan dimaksud.

Heri yang biasa disapa Boki pun menjelaskan lebih lanjut bahwa, dalam ruang silaturahmi dan koordinasi dirinya dengan HR & Ga. Div. Head PT. Bosowa Berlian Motor dan Tim, dirinya menggambarkan dan menguraikan secara gamblang kompleksitas persoalan yang terjadi internal Bosowa Cabang Kupang.

Tak hanya itu, heri juga menjelaskan bahwa diakhir dari pertemuan silaturahmi dan koordinasi dimaksud, ada kesepakatan bersama yang diambil secara sadar dan bertanggungjawab oleh PT. Bosowa Berlian Motor dan KNPI NTT, sebagai wujud itikad baik dan tanggung jawab bersama menyelesaikan persoalan Pemecatan Secara Sepihak yang dialami Mutiara Tanof.

Berikut tiga (3) point penting kesepakatan bersama tersebut, yaitu :

“Pertama, Pihak PT. Bosowa Berlian Motor menawarkan penyelesaian pemecatan Mutiara Tanof, dilakukan secara kekeluargaan (damai). Dengan catatan, terlebih dahulu membuka ruang pertemuan / tatap muka bersama semua pihak yang terlibat (bermasalah) dengan tujuan agar permasalahan yang terjadi benar-benar clear. Atau dengan kata lain menyelesaikan masalah tanpa masalah.

Kedua, Semua hak akan disiapkan dan diberikan, termasuk Surat Keterangan Pernah Bekerja kepada Mutiara Tanof .

Ketiga, konferensi pers bersama sebagai bentuk pertanggungjawaban dan informasi publik bahwa persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan,” jelas Heri terkait tiga point kesepakatan tersebut.

Sehingga Sebagai Ketua KNPI NTT, tentunya sangat menghargai dan mengapresiasi niat baik yang telah disampaikan
KNPI NTT bersama semua elemen yang terlibat memperjuangkan masalah ini, kami semua komit, mengawal hingga tuntas, dengan harapan Pihak Bosowa komitmen dalam melaksanakan semua yang telah menjadi kesepakatan bersama.

Heri menutup perbincangannya dengan tetap meminta dukungan semua pihak, terutama rekan dan sahabat media untuk mengawal persoalan tersebut sampai tuntas, sekaligus mohon dukungan doany, agar ke depan tidak ada lagi persoalan pemecatan secara sepihak yang dilakukan pihak manapun terhadap karyawan. (AM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here