LAKMAS NTT:Kejaksaan TTU segera Bongkar Indikasi Korupsi Projek Rumah Sakit Mamsena

0

Kefamenanu,GaharuNews.Com-Direktur Lembaga Anti Kekerasan masyarakat (LAKMAS) NTT Victor Emanuel Manbait,SH meminta agar kejaksaan Negeri kabupaten TTU segera membongkar projek puskesmas Mamsena di Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Melalui siaran pers kepada media ini Rabu,(17/02/2022) Direktur Lakmas NTT Viktor Manbait mengungkapkan bahwa proyek pembangunan rumah sakit Mamsena meskipun masa kontrak diperpanjang namun hingga saat ini pekerjaan fisik baru 60 % sehingga harus dilakukan penyelidikan atas projek puskesmas Mamsena tersebut.

“Saya kira sangat beralasan jika kejari TTU segera melakukan penyelidikan untuk dugaan korupsi atas projek pembangunan rumah Sakit Mamsena”ungkapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa bahwa, pembangunan projek puskesmas Mamsena terindikasi bermasalah sejak awal. karena pemenang tender kemudian dibatalkan oleh ULP dan ditender ulang dengan alasan pemenang tendernya tidak berpengalaman. Namun terbukti pemenang tender yang baru tidak mampu dan di PHK oleh PPK. Bahkan salah satu perusahaan yang ikut dan kalah dalam proses tender, kemudian berubah wujud dan menang sebagai Konsultan Pengawas, dan ini jelas – jelas bertentangan dengan perpres, yang melarang satu perusahaan untuk proyek yang sama ikut dalam tender sebagai penyedia jasa sekaligus sebagai konsultan Pengawas.

Untuk itu Viktor Menegaskan agar dilakukan audit investigatif oleh Badan Pemeriksa Keuangan atas Projek ini, apalagi perusahaan pemenang tender adalah perusahaan yang hanya digunakan benderanya oleh orang lain yang ternyata adalah orang yang sama yang mengerjakan puskesmas Inbate dan telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi puskesmas inbate.

Lanjut Viktor, Terjadinya tender ulang, pemenang tender abal – abal yang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan. Bahkan hingga perpanjangan kontrak sehingga harus di PHK, dan adanya perusahaan yang ikut tender sebagai penyedia jasa sekaligus sebagai konsultan pengawas, jelas menunjukan indikasi kuat KKN dan kartel atau monopoli dalam Projek ini.(gr/tm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here