Goris Bana Korban Pemukulan di Oeolo, Laporkan Bupati TTU ke Polisi

0
Tanda Bukti Laporan Polisi
iklan Selamat Natal dan tahun Baru dari Ketua DPD Partai Hanura NTT Refafi Gah

GaharuNews.com , TTU – “Bupati TTU pukul saya 3 (tiga) kali pakai tangan kiri, pertama di dada saya, kedua di bahu kiri saya dan ketiga di dagu dekat pipi kanan. Mungkin dia pakai cincin sehingga dagu saya bengkak dan luka, ungkap Margorius Bana alias Goris Bana (42) kepada media, selasa, (8/12/2020) malam.

Goris Bana Saat di ambil keterangannya di SPKT Polres TTU

Warga Jalan eltari RT 001/RW 01, Kelurahan Benpasi kecamatan Kota Kefamenanu, secara resmi juga telah melaporkan kejadian yang di alami dirinya kepada  Aparat Kepolisian Resort (Polres) TTU pada hari Selasa, (7/12/2020) hal ini dibuktikan dengan adanya, Surat Tanda Penerimaan Laporan, Nomo Polisi   SRPL/406/XII/2020/NTT/RES TTU, yang menerima laporan adalah BRIPKA Rusli dengan NRP. 82080717 jabatan sebagai KA SPK III

iklan Selamat Natal dan Tahun Baru dari Sekretaris DPD Partai Hanura NTT, Elias Koa

Dalam surat tersebut menerangkan bahwa, pada hari Senin, tanggal 07 Desember 2020, pukul 20.58 Wita telah datang ke SPK Polres TTU seorang Laki – laki dengan identitas sebagai berikut ; (liat foto cover)

Juga tertulis jelas dalam Surat, kedatangan Goris Bana ke Polres TTU untuk melaporkan tentang kasus dugaan “Penganiayaan”

iklan jangan Golput, Ketua LASMURA NTT Indra Wahyudi Erwin Gah, SE, M.Sc

 Goris Bana menyesalkan adanya tudingan segelintir orang bahwa peristiwa penganiayaan yang dialami dirinya adalah HOAX dan tidak benar, saya benar benar dipukul oleh pak Bupati TTU hingga memar dan luka di dagu, saya juga telah diantar polisi ke rumah sakit untuk di visum et repertum, teman saya di dalam mobil ada 7 (tujuh) orang yang melihat langsung saya di pukul, saya berharap orang yang telah memvideokan aksi pak bupati memukul saya dan orang orang yang ada di kendaraan yang menyorot langsung ketika saya dipukul, berkenan untuk memberikan keterangan di polisi, biar semua tau,  dan terbuka terang benderang bahwa saya memang benar benar di pukul oleh Pak Bupati Ray Sau Fernandes” ujar Goris

Iklan selamat Natal dan tahun baru dari DPC PWOIN Kab. Rote Ndao

Saya tidak tau apa – apa, pak Bupati datang menuju mobil dan menyuruh saya turun dari mobil dan mengajak berduel, tapi saya tidak mau turun, lalu anak buah pak bupati yang bernama Selus Doki mencekik leher saya dari belakang dan menarik turun saya dari mobil, sampai di bawah mobil saya langsung dipukul sama pak bupati, saya salah apa, ungkang goris dengan nada penuh kekesalan, saya tidak puas, semoga laporan saya segera diproses pihak kepolisian, biar yang pukul saya pertanggungjawabkan perbuatan mereka di depan hukum, tandas  goris.

Sementara itu di kutip dari pemberitaan Halamansembilan.com Robert Salu, SH, MH Penasehat Hukum Bupati TTU, Raumundus Sau Fernandes, S.Pt membantah keras kliennya telah memukul Goris Bana

Iklan Selamat natal Dan Tahun Baru dari Ketua komisi 2 DPRD Kota Kupang

“saat peristiwa terjadi Bupati sedang bersama tokoh adat duduk- duduk dan makan di lopo. Bupati berada disana karena diundang suku Opat untuk hadir dalam ritus adat suku Opat” bantah Robert Salu

Keributan Terjadi antar massa pendukung, terjadi secara spontan. Itupun terjadi karena provokasi dari beberapa pendukung paslon tertentu terhadap Bupati TTU.

iklan Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru dari Ketua Srikandi Partai Hanura Kab. Rote Ndao

“Masyarakat merasa terganggu karena ritus adat diganggu dan diprovokasi oleh pemuda. Apalagi mereka memaki – maki Bupati TTU, Karena marah, secara spontan masyarakat mengejar para pemuda itu. Makanya terjadi keributan”, jelas Robert Salu (gn/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here