Ganti Rekanan Pemenang Tender, Diduga Pokja Salah Prosedur

0
Gambar Ilustrasi Pipa PHDE

Maumere,GaharuNews.com – Salah satu peserta lelang dalam proyek pengerjaan pembangunan jaringan air dari mata air Ijukutu untuk IKK Kecamatan Paga senilai 4,9 milyard lebih yakni CV. Putra Pratama, mempersolkan keputusan Kelompok Kerja (Pokja) III selaku panitia lelang yang menganulir kembali keputusannya dan malah menetapkan rekanan lain sebagai pemenang yang notabene telah dinyatakan gugur oleh Pokja III pada tahapan lelang.

Direktris CV. Putera Pratama, Elisabeth Samanta Lashitania dalam keterangannya kepada media,Selasa (16/11/2021) menjelaskan, dari 8 rekanan yang masuk perangkingan, hanya CV. Putera Pratama yang diundang untuk mengikuti tahapan pembuktian, sedangkan 7 rekanan lain tidak diundang, yang berarti dinyatakan gugur dan tidak memenuhi syarat kualifikasi teknis oleh Pokja.

“Tanggal 04 November 2021, kami diberi undangan pembuktian oleh Pokja untuk melakukan pembuktian pada tanggal 05 November 2021. Pada hari yang sama, sekitar pukul 16.00 wita, kami mendapatkan notifikasi dari Pokja yang menetapkan CV. Putera Pratama sebagai pemenang,” ujarnya.

Namun ketika memasuki tahapan sanggah/masa sanggah, yang merupakan ruang bagi rekanan yang tidak lolos kualifikasi untuk melakukan sanggahan terhadap hasil keputusan Pokja munculah persoalan dalam tahapan ini.

Sanggahan tersebut direspon oleh Pokja III dengan melakukan evaluasi ulang dengan mengundang CV. Putera Pratama dan CV. Sparta Engineering untuk mengikuti lelang ulang dengan mekanisme Reserve Auction (RA) pada tanggal 16 November 2021. Hasilnya, Pokja menyatakan CV. Sparta Engineering yang berasal dari Papua itu sebagai pemenang.

“Kami kaget, kenapa kami diundang lagi untuk mengikuti tahapan Reserve Auction, padahal kami telah ditetapkan dan diumumkan sebagai pemenang tanggal 05 November 2021. Lalu, tiba-tiba kami diundang untuk mengikuti Reserve Auction. Kami menolak melakukan opsi Reserve Auction,” terang Elisabeth.

Lebih lanjut kata Elisabeth, jika mengacu pada tahapan pelelangan maka semestinya ruang evaluasi administrasi teknis dan harga tidak terjadi pada tahap sanggah. Menurutnya, dari 12 tahapan lelang evaluasi kualifikasi teknis dan harga itu terjadi pada tahap keenam.

Elisabeth menambahkan, setelah itu masuk tahap pembuktian, penetapan pemenang, pengumuman pemenang, dan masa sanggah, jelasnya.

Diakui Elisabeth bahwa pihaknya sudah mencoba menanyakan persoalan tersebut ke Pokja, termasuk dasar penetapan CV. Putera Pratama sebagai pemenang yang telah ditetapkan pada tanggal 05 November 2021 lalu, namun jawaban dari Pokja sepertinya tidak jelas.

“Jawaban Pokja tidak jelas. Bilangnya dokumennya mumpuni lah, perusahaan kuatlah. Lalu, kalau dokumen kami tidak mumpuni kenapa dimenangkan?. Apa kami yang anak daerah ini dinilai tidak mampu?. Untuk itu kami mempertanyakan, apa dasar Pokja menetapkan perusahaan kami sebagai pemenang pada tanggal 05 November 2021 lalu,” tegasnya.

Terkait pilihan untuk tidak mengikuti Reserve Auction, Ia menuturkan bahwa untuk menyusun dokumen penawaran tidak mudah sebab berkaitan dengan harga satuan barang.

Dan lagi pula kata Elisabeth, pihaknya sudah dimenangkan oleh Pokja. Itu artinya, segala syarat administrasi, kualifikasi teknis dan harga sudah benar-benar ditelaah oleh Pokja.

Pihaknya akan menempuh jalur hukum terkait persoalan yang dialaminya. Namun untuk saat ini lanjut Elisabeth pihaknya masih fokus untuk lakukan sanggahan terhadap keputusan Pokja yang memenangkan CV. Sparta Engineering.

“Kami akan masukan sanggahan, tetapi juga akan mempersiapkan upaya hukum untuk mencari keadilan dalam proses ini. Bagi kami, ini bukan hanya soal untuk mengejar siapa pemenang dengan penawaran terendah, tetapi juga ada nilai dan etika yang harus dijunjung, sehingga proses pelelangan ini berlangsung adil dan bermartabat,” tutur Elisabeth tutup.

Informasi yang diterima media bahwa proyek ini diketahui merupakan salah satu item pekerjaan yang menggunakan anggaran dari Pinjaman Daerah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).  (FD-GN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here