Bupati Sikka Robi Idong Panen Perdana Bawang Merah Di Egon Gahar

0
Bupati Sikka, Robi Idong didampingi Nyonya Maria Cahyani Idong, Saat Melakukan Panen Raya Perdana Bawang Merah di Kampung Rotat, Desa Egon Gahar, Kecamatan Mapitara, Selasa (24/08/2021)

MAUMERE-GAHARU NEWS.com – Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo melakukan panen raya perdana bawang merah di kampung Rotat, Desa Egon Gahar, Kecamatan Mapitara, Sikka, Selasa (24/08/2021). Bawang merah yang dipanen ini merupakan hasil hasil sekolah pertanian Kelompok Wuli Lado 1.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sikka mengatakan, sektor pertanian hortikultura dapat mendongkrak penghasilan para petani di masa Pandemi Covid,-19. Panen raya bawang merah hasil sekolah pertanian kelompok Wuli Lado 1 ini memberikan dampak positif bagi petani di Desa Egon Gahar karena dapat meningkatkan perekonomian desa, ujar Robi Idong
Dalam kesempatan tersebut Bupati Sikka Robi Idong menyampaikan bahwa kedepan pemerintah akan memprioritaskan untuk menjadi perhatian, sehingga ekonomi masyarakat di wilayah Desa Egon Gahar yang memiliki potensi kesuburan tanah dapat memberikan kontribusi yang dampaknya besar untuk kesejahteraan masyarakat.

Richard Boer – Penyuluh Pertanian Desa Egon Gahar

“Dalam rangka mendorong kelompok tani Wuli Lado 1 ini, kedepannya kita akan prioritaskan untuk menjadi perhatian, sehingga ekonomi masyarakat di wilayah Desa Egon Gahar, khususnya di kampung Rotat ini yang memiliki potensi kesuburan tanah dapat memberikan kontribusi yang dampaknya besar untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Robi Idong.
Sementara itu, Richard Boer, penyuluh Desa Egon Gahar usai melakukan panen raya bawang merah mengatakan, sejak awal berproses kendala yang dihadapi adalah air, karena harus diambil dari mata air yang cukup jauh dengan menggunakan pompa air.

“Proses sejak awal kita kendalanya cuma di air saja karena memang kita ambil dari mata air yang cukup jauh dengan menggunakan pompa air, tetapi bagusnya adalah kelompoknya punya semangat dalam bekerja,” tutur Richard.
Menurut Richard, pihaknya melalui kelompok tani Wuli Lado 1 ini, mengelola usaha bawang merah sebanyak 35 petak dengan panjang 20 meter per petak, dikerjakan selama 80 hari. ” Dari 35 petak ini kita bisa mendapatkan 1,3 ton,” pungkasnya.

Lebih lanjut Boer mengatakan, setelah bawang merah dipanen hari ini, selanjutnya akan bekerja sama dengan Bumdes untuk memasarkannya. ” Nantinya bawang merah ini akan dipasarkan melalui Bumdes,” ucapnya. *(FD-GN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here