“Bobi ” Ditolak Warga Tulandale, DidugaTerkait Bantuan RLHH

0

GaharuNews.Com-Rote Ndao. BAP alias Bobi warga ex Desa Lentera, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao diprotes warga dan aparat Kelurahan Metina karena diduga akan mendapatkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) Tahun anggaran 2021.

Hal ini berdasarkan surat penolakan terhadap calon penerima bantuan Rumah Layak Huni yang diterima redaksi penantt.com Rabu (7/7/2021) sekitar Pukul 09:59 WITA.

Isi surat penolakan tersebut menjelaskan, Masyarakat RT, 001 Tulandale, Kelurahan Metina,Kecamatan Lobalain menyampaikan penolakan atas ditetapkannya saudara BAP sebagai calon penerima Rumah Layak Huni, pasalnya BAP semula bukan warga kelurahan Metina dan belum sepenuhnya menjadi warga Kelurahan Metina.

Ada empat (4)poin alasan penolakan warga Tulandale yakni:

1.Saudara BAP belum sepenuhnya menjadi warga Masyarakat RT,001 Tulandale. Hal ini dibuktikan pada bulan Mei 2021 yang bersangkutan (BAP) bersama istrinya menemui ketua RT 001 dengan membawa fotokopi KTP dan KK dimana tanggal pembuatan kedua kartu tersebut adalah 30 Maret 2021, padahal selama ini yang bersangkutan dan istrinya tidak pernah berdomisili di RT,001 Tulandale, namun tiba-tiba mereka datang dengan membawa KTP dan KK sebagai warga RT,001.

2.Kepindahan mereka tidak didukung dengan surat pindah dari tempat asal yaitu Desa Lentera, Kecamatan Rote Barat Daya, yang dikuatkan dengan surat keterangan domisili dari Lurah Metina atas rekomendasi dari ketua RT,001 Tulandale.

3.Berdasarkan salah satu persyaratan untuk mendapat bantua RLH adalah calon penerima harus mempunyai rumah (tida layak huni) sedangkan yang bersangkutan (BAP) tidak memiliki rumah di wilayah RT,001.

4.SHN alias Sonya (istri BAP) pada Tahun 2020 telah mendapatkan bantuan mesin jahit plus mesin obras sehingga sangat berlebihan jika dalam satu rumah tangga mendapatkan bantuan berulang-ulang sedangkan warga lain belum tersentuh bantuan samasekali.

Untuk diketahui, sesui usululan nama-nama untuk RLH Tahun 2021 di RT, 001 Tulandale adalah Dince Ndun, Susana Sina dan Erens Lonis dan dari ketiga nama tersebut akan ditetapkan satu nama sebagai penerima bantuan RLH oleh Lurah Metina, dengan berbagai pertimbangan yang positif dengan tidak mengabaikan usul saran dari ketua RT.

Sementara terkait persoalan ini, Lurah Metina Jakob A.H.Hanoc, SH ketika dikonfirmasi via telepon selular sebanyak 3 kali di nomor 082144417xxx, pukul 15:23 WITA, terdengar suara yang berbunyi nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan.(Sumber Penantt.com/GN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here