Bagi BLT Tahap 3, Kades; Kami Pakai SK Lama

GAHARUNEWS, COM. ROTE – Warga Desa Oelasin kembali menerima bantuan langsung tunai (BLT), di kantor desa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selasa (10/08/2021).

Kepala Desa Oelasin, Matheos Y. Octavianus bersama Pace P. Fanggi (Operator Desa) Stefanus Noenoehitoe ( Bendahara) dan Adam Y. Octavianus (Kaur Umum) ketika ditemui media di kantor desa saat melakukan pembagian BLT. Kades beberkan beberapa hal terkait bantuan tersebut.

“Bantuan yang disalurkan hari ini kepada 144 KK merupakan bantuan langsung tunai tahap ke-3 yang sumber dananya berasal dari dana desa sebesar 43.200.000 per tahap,” tutur Matheos.

Lanjut Matheos menjelaskan bahwa untuk penerima BLT tersebut merupakan KK yang sama sekali tidak menerima bantuan sosial ataupun pkh dalam wilayah desa oelasin.

“KK yang masuk sebagai penerima BLT merupakan KK yang sama sekali tidak menerima bantuan sosial maupun pkh,” jelas Kades Oelasin.

Tak hanya itu, Ia pun menyinggung terkait Surat Keputusan (SK) untuk penerima BLT tahun ini.

“Untuk penerima BLT ditahap pertama sampai ketiga adalah orang yang sama dan tidak bisa digantikan oleh orang lain karena itu telah disusun oleh Pj. Desa sebelumnya sejak tahun 2020, sehingga yang telah ditetapkan berdasarkan SK Pj. Desa tersebut kami tetap menggunakan agar tidak ada komentar dari warga terkait hal tersebut,” jelas Kades Oelasin, Matheos Y. Octavianus.

Kades juga berharap serta menghimbau agar bantuan tersebut dapat dipergunakan dengan baik.

“Saya Berharap bantuan tersebut dapat dipergunakan dengan baik sesuai kebutuhan hidup sehari – hari, tidak menggunakannya untuk membeli handphone atau barang sejenis lainnya tetapi untuk membeli makanan ataupun sayur – sayuran agar bisa bertahan hidup di situasi pandemi covid-19 ini, karena sasaran bantuan adalah untuk orang – orang yang berdampak akibat covid-19,” harap Matheos.

Diakhir perbincangan Kades Beberkan bahwa untuk beberapa aparat desa yang menerima BLT masih dalam tahap koordinasi tetapi sampai saat ini belum ada informasi pergantian.

“Kami gunakan SK yang telah ditetapkan Pj. Desa sebelumnya dan kami tidak merubah atau mengalihkan hak siapa pun,” tutup Matheos, (AM).