Alfred Baun Berikan Nilai 9 untuk Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam 3 tahun Memimpin di NTT.

0

Kupang, GaharuNews- Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI) NTT Alfred Baun, Memberikan Nilai 9 untuk 3 tahun kepemimpinan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josep Nae Soi, pada saat kegiatan Talk Show yang diselengarakan Gaharunews.com di Hotel Aston Kupang,Selasa(21/09/2021)

Alfred Baun, yang juga hadir sebagai salah satu Narasumber dari 5 Narasumber yang ada, yaitu Pius Rengka hadir sebagai staf khusus gubernur, Darius Beda Daton sebagai Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Cosmas Lana sebagai Kepala Bappelitbangda NTT dan Honing Sanny sebagai pengamat politik.

Sebelum penutupan Kegiatan talkshow, moderator meminta Closing Statement dan penilaian angka 1-9 selama 3 tahun kepemimpinan Gubernur NTT. Alfred Baun yang juga menjadi salah satu Narasumber dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa Dirinya memberikan angka 9 untuk Gubernur NTT, namun memberikan nilai 5 untuk para organisasi perangkat Daerah (OPD ), sebab baginya nilai 5 diberikan karena Pelaksana tugas atau OPD belum mampu menerjemahkan konsep pikiran yang besar dari Gubernur NTT.

Bagi Alfred,Pemerintahan Provinsi NTT saat ini ada hal yang harus dikritik dan juga ada hal yang harus diapresiasi, sebab gubernur NTT memiliki konsep-konsep pemikiran yang sangat luar biasa, namun konsep yang besar ini tidak mampu diterjemahkan secara baik sehingga saya memberikan Nilai 5 untuk OPD di NTT.

“Pikiran yang cemerlang dari pak gubernur harus didukung untuk 2 periode, agar konsep besar dari gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bisa terlaksana dengan baik”,ungkap Alfred.

Dirinya juga mengungkapkan salah satu contoh pelaksana yang belum mampu menerjemahkan konsep pemikiran besar dari Gubernur, seperti program Ikan Kerapu.

Bagi Alfred, program ikan kerapu Gubernur NTT menaruh anggaran tahun 2020 berjumlah 15 M, namun di tahun 2021 dinaikan menjadi 162 M. Dengan anggaran yang besar ini dapat menunjukan bahwa, Gubernur NTT sangat serius untuk membangun NTT. Namun, pelaksana tugas belum mampu menerjemahkan konsep pemikiran dari gubernur NTT. (gr/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here