Akibat Di Larang Main Game Online Free Fire Siswa SMP Gantung Diri Di Pohon Faloak

0
Tim dari Sat Reskrim Polres Rote Ndao di lokasi Penemuan Jenasah

Rote Ndao, Gaharunews Com– penemuan Mayat( korban gantung diri di pohon Faloak ) kembali terjadi di kabupaten Rote Ndao,di dalam hutan sutulai, Dusun Batuidu, Desa Faifua, kecamatan Rote Timur.

Korban yang teridentifikasi bernama IL alias Ical ( 16) laki-laki pekerjaan pelajar dengan alamat RT 005 RW 003 ,Dusun Batuidu Desa Faifua Kecamatan Rote Timur.

Pada hari Selasa tanggal 26 Oktober 2021, sekira pukul 06.00 wita, Ibu korban (BELLANDINA MARTINUS) keluar dari rumahnya untuk pergi kerja mengumpul pasir di lokasi pantai Mo’i, saat itu dirinya masih sempat melihat Korban yang sementara berada di rumah, sekira jam 10.00 wita.

Saat kembali ke rumah dan tidak melihat korban lagi, ibunya berpikir kalau korban sedang bermain dengan teman temannya, kemudian dia mengajak adik korban (IDEL LAIFOY) untuk pergi ke Desa Papela untuk membeli ikan.

Jenasah sebelum dimasukan ke kantong mayat

Sekembalinya, sekira pukul 11.30 wita korban saat itu belum juga ada di rumah, dengan itu sehingga merasa khawatir dan mulai mencari Korban di sekitar rumah namun korban tidak ditemukan.

Kemudian ibu korban memutuskan untuk mencari Korban ke dalam hutan Sutulai dikarenakan Korban kalau ada permasalahan di rumah, Korban sering pergi menyendiri di dalam hutan.

Dalam perjalanan ke hutan Sutulai, ibu korban bertemu dengan saudara GERSON BALAMA yang sementara bekerja pelester rumah milik salah satu warga, dan selanjutnya ia bertanya tentang keberadaan Korban, namun saksj menjawab bahwa dirinya tidak melihat Korban.

Setelah itu ibu korban melanjutkan perjalanannya ke dalam hutan Sutulai yang jaraknya dengan tempat kerja saksi ± 200 M.

Setelah sampai didalam hutan ibu korban sangat terkejut mendapati korban yang pada saat itu tidak mengenakan baju yang sementara tergantung di pohon Faloak dengan seutas tali Nilon berwarna kuning.

Melihat kejadian tersebut ibu korban langsung memotong tali yang dipakai korban untuk gantung diri menggunakan sebilah parang yang di pegangnya, tindakan itu dilakukan karena saat itu mengira Korban masih hidup.

Setelah memotong tali dan saat itu korban terjatuh baru dia mengetahui kalau Korban sudah tak bernyawa, dan dengan spontan langsung berteriak minta tolong.
Dan kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Rote Timur.

Pukul 14.54 wita, Tim Identifikasi Sat Reskrim dari Polres Rote Ndao tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP.

Setelah dilakukan oleh TKP, atas permintaan keluarga selanjutnya Korban dievakuasi ke rumahnya, sambil menunggu kedatangan Tenaga Medis dari Puskesmas Eahun.

Adapun hasil pemeriksaan luar oleh Dokter dari Puskesmas Eahun terhadap korban yakni *tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban, korban diperkirakan meninggal 4 sampai 5 jam sebelum ditemukan.*

Sehubungan dengan peristiwa tersebut, keluarga korban menerima kematian korban sebagai jalan Tuhan dan membuat surat pernyataan penolakan outopsi jenazah serta tidak menuntut untuk dilakukan proses hukum.( RM/GN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here