ADANYA KERUMUNAN SAAT PELANTIKAN TPAKD DI PULAU SEMAU, FRAKSI HANURA NTT YAKIN SEMUA PESERTA SUDAH DIRAPID

0
Ketua Fraksi Hanura DPRD NTT, Drs. Refafi Gah, SH, M.Pd

Maumere_ GaharuNews.Com_ Ketua Fraksi Hanura DPRD NTT, Drs. Refafi Gah, SH, M.Pd, meyakini bahwa semua peserta yang menghadiri acara pelantikan TPAKD di Pulau Semau beberapa waktu lalu sudah dirapid. Selain dirapid tes, peserta yang hadir juga semuanya sudah di vaksin, karena yang hadir saat itu adalah Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, para Bupati/Walikota serta para Sekda se NTT.

Demikian penyampaian Ketua Fraksi Hanura, saat dihubungi Gaharu News melalui pesan WhatsApp, Rabu (01/09/2021) dari Sikka.

Dalam isi Whatsappnya, Refafi Gah, yang juga adalah Ketua DPD Partai Hanura NTT ini menjelaskan bahwa dirinya sangat paham dengan banyaknya viral di acara pelantikan TPAKD tersebut.

“Ya Ade. Saya sangat pahami dengan banyaknya viral dalam acara pak Gubernur, Wagub dan seluruh Bupati/Walikota serta seluruh Sekda se-NTT, berkaitan dengan acara pelantikan TPAKD di masa Pandemi Covid 19 di pulau Semau,” jelas Refafi.

Berbagai tanggapan yang beredar, kata Refafi, luar biasa. Tetapi perlu kita tahu semua yang hadir itu sudah di Vaksin , kemudian yang hadir juga wajib menunjukan Rapidtest. Kalau di lihat ada yang tidak pakai masker itu sudah di luar kontrol petugas dan mereka merasa sudah di Vaksin, terangnya.

Sementara, lanjut Ketua DPD Hanura NTT ini, yang berada dalam kerumunan adalah orang-orang yang sudah di Vaksin dan juga memiliki hasil Rapidtest. “karrna itu kita harus melihat dengan kepala dingin, kalau itu melanggar prokes pasti ada keterangan dari pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan itu,” lanjut Ketua Fraksi Hanura NTT asal Sumba ini.

Katanya, disisi lain saya pikir Gubernur Sukses memperkenalkan SEMAU sebagai Objek Wisata di NTT dengnlan Panorama Pantai Semau yang luar biasa. Mari kita lihat dari sisi positifnya juga, ajak Ketua DPD Hanura Sikka ini.

“Seharusnya kita bangga dengan Gubernur kita yang mampu memperkenalkan objek-objek wisata di seluruh NTT di mata dunia Internasional. Karena pada masa pandemi Level IV ini, katanya karena beritanya berubah-ubah posisi dari waktu ke waktu, termasuk Kabupaten Kupang sudah boleh sekolah tatap muka,” ungkap Drs. Refafi Gah,SH, M.Pd.

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat NTT untuk menunggu hasil investigasi dari pihak Kepolisian, ucapnya. (FD-GN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here