WARGA KECEWA DENGAN PENETAPAN PENERIMA BLT DI DESA LIDABESI.

0

WARGA KECEWA DENGAN PENETAPAN PENERIMA BLT DI DESA LIDABESI

ROTE NDAO- GAHARUNEWS,COM,Selasa (05/04/22)- Penyaluran bantuan langsung tunai Dana Desa ( BLT DESA ) di Desa lidabesi, kecamatan Rote Tengah, kabupaten Rote Ndao,di nilai kurang cermat sehingga banyak warga yang kurang mampu,namanya di hilangkan oleh kepala Desa lidabesi, Chemzy Lian, SH. kondisi ini di sikapi sejumlah warga Dusun Baubafan.

Okkfrinto Mandala ( 29 ) warga Dusun Baubafan RT 06/ RW 03 Desa lidabesi, kecamatan Rote Tengah, kabupaten Rote Ndao menyebut sebagai masyarakat kecewa dengan pihak Desa yang terkesan tidak adil dan tidak transparansi dalam menyalurkan bantuan.pasalnya saya sebagai warga lidabesi tidak punya sawah dan kebun.penghasilan saya 1 bulan 150 Rp saja tidak sampai tetapi nama saya di hilangkan oleh kepala Desa.

kami hanya ingin tahu kriteria yang BLT seperti apa dan anggarannya ada berapa, ko di lidabesi penerima BLT tahun 2021 ada 118 orang ko tahun 2022 sisa hanya 85 padahal korona ini tidak kenal kaya atau miskin.sebutnya

hal ini media juga mengkonfirmasi kepala Desa Lidabesi,Chemzy Lian, SH lewat telpon seluler, mengatakan dari 118 penerimah BLT kami pemerintah Desa seleksi jadi sisa 85 orang yang berhak menerima BLT , angaran cukup hanya 85 orang dan presentase 40% itu patokan dari Jakarta. dan itu melalui musyawara Desa.dalam musyawara melibatkan pemerintah Desa dan BPD.

media juga menemui RT 06, Soleman Sinlae di kediaman nya pada Selasa 05/04/2022 pukul 2:00 WITA mengatakan nama-nama yang sudah di hapus itu saya sebagai RT 06 tidak di libatkan dalam musyawara tersebut dan sampeh dengan saat ini saya tidak pernah dapat undangan untuk musyawara penetapan BLT

Soleman menambahkan lagi menyangkut nama- nama yang di hapus terlebih kusus RT 06 itu penghasilan perbulan tidak mencapai 500 ribu rupiah,jadi harapan saya sebagai RT 06 kalau bisa bapa Desa pertimbangkan ulang.harapnya

media juga menemui kepala Dusun Baubafan, Petrus fangidae di kediamannya mengatakan mengenai musyawara penetapan BLT saya sebagai kepala Dusun tidak pernah dapat undangan dan kalau saya dapat undangan pasti dalam musyawara saya pertahankan warga saya yang namanya di hapus dan saya lebih tau mereka punya penghasilan perbulannya berapa ungkapnya.( RM/GN )

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here