Lakukan Hal Tidak Terpuji, Wakil Bupati TTS Resmi Dilaporkan Ke Polres

0

Soe-GaharuNews.com,- Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten TTS, Jhony Army Konay dipolisikan oleh Yanner Sesfao karena diduga melakukan aksi penganiayaan. Mirisnya, aksi tidak terpuji tersebut terjadi di rumah jabatan wakil bupati TTS, Rabu 2 Maret 2022 sore.

Sebelum menganiaya korban, Wabup Army disebut sempat memaki lalu mendaratkan dua kali pukulan ke wajah korban.

Tak terima dengan perlakuan sang Wabup tersebut, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres TTS guna diproses sesuai aturan hukuman yang berlaku.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Kejadian penganiayaan ini Dimana mobil ambulance yang dikendarai korban sempat ditabrak oleh mobil DH 2 yang dikendarai sendiri oleh Wabup Army.

Mobil korban sendiri sebenarnya sedang parkir di area pertokoan, namun ditabrak oleh mobil DH 2 yang mengenai samping kiri bagian belakang mobil. Akibat tabrakan tersebut, bagian belakang mobil ambulance lecet, bahkan bemper belakang sempat terlepas. Sedangkan mobil DH 2 mengalami lecet bagian depan sebelah kiri.

Usai kejadian korban sebenarnya langsung turun dan meminta maaf kepada pelaku. Namun pelaku meminta korban untuk memberitahu kepada Kepala Puskesmas agar mengganti kerusakan mobilnya.

Yanner A. Sesfao warga Rt.016/Rw.008, Kelurahan Cendana, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten TTS, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang di konfirmasi media, menyatakan kecewa dengan sikap Wakil Bupati TTS, Army Konay.

“Sangat Kecewa, seorang pemimpin bisa lakukan hal tidak terpuji seperti ini. Saya di tampar di bagian mulut serta di pukul di bagian pipi  karena kesalahan yang tidak saya lakukan.” Ucap Yanner Sesfao yang bekerja sebagai sopir ambulance milik Puskesmas Kualin.

Lanjutnya, “Awal kejadian ini, pada hari selasa sore(02/2/2022). saat mobil ambulance yang saya kendarai ini berpapasan dengan mobil Bapak wakil Bupati. Karena saat berpapasan tepat di lorong antara toko Mubatar lama dan toko mubatar baru sebelum SD GMIT Soe 1, saya memilih untuk menepi di sebelah kanan jalan agar mobil Bapak wakil Bupati bisa lewat. Namun yang terjadi, tanpa saya sadar Justru mobil ambulance yang saya kendarai ditabrak oleh DH 2.”kisahnya.

Ia mengaku, Mengetahui kejadian tersebut, ia langsung turun dan mendekati wakil Bupati kemudian meminta maaf atas kejadian tersebut. Namun Wakil Bupati hanya diam dan menatap saya kemudian turun dari mobil dan melihat kondisi mobil DH 2 yang menabrak bagian belakang sebelah kiri mobil ambulance.

“setelah itu, wakil Bupati bertanya ke saya, dari Puskesmas mana, saya jawab Puskesmas Kualin. Kapus nama siapa, saya jawab kapus Ibu Yulfi Kitu. U kasih tau, u punya kapus besok perbaiki beta pu oto” kata Yanner menirukan bahasa yang disampaikan wakil bupati TTS, Jhony A. Konay.

Dijelaskan, setelah beberapa menit wabup  langsung pergi tapi sebelumnya ada anggota Pol PP atas nama Frits Ga saling tukar nomor hp dengan saya agar bisa berkomunikasi. Setelah itu kami bubar dan saya bersama ibu dokter bersiap dan kembali ke Kualin. Sebelum kami sampai kualin tepatnya di desa Oebelo, Saya di telpon pak Frits Ga kemudian memberikan informasi agar keesokan harinya bersama kapus dan ibu dokter menghadap Bapak Wakil di Rumah Jabatan.”

Keesokan harinya sekitar pukul 14.00 Wita, saya bersama ibu Kapus dan Ibu Dokter berangkat dari kualin menuju ke Soe untuk bertemu Bapak wakil Bupati. Tiba di Soe sekitar pukul 16.00 Wita kami langsung ke rumah jabatan Bapak Wakil Bupati untuk bertemu namun karena masih banyak tamu 

yang antri untuk bertemu kami-pun harus bersabar hingga giliran kami. Tiba giliran kami, saya bersama ibu Kapus dan Ibu dokter masuk dan menunggu bapak Wakil Bupati namun tak kunjung menemui kami tapi memerintahkan seorang pegawai untuk kami langsung bertemu bapak wakil di bagian belakang rumah jabatan.

“Tiba di bagian belakang rumah jabatan wakil bupati yang adalah bengkel, saya bersama Ibu kapus, dan Ibu dokter duduk berjejer. Lalu datanglah Bapak wakil Bupati kemudian menghampiri saya dan langsung duduk tepat di samping saya. Pada waktu tersebut, sontak bapak wakil berkata kepada saya “Beta sengaja tabrak u, karena u tidak bel saya”. Kemudian saya jawab “oo ia bapak, saya minta maaf.” Namun dengan permintaan maaf yang saya sudah sampaikan, saya tetap dimaki terus dengan kata-kata (anjing, babi dan monyet) tapi karena menghargai Bapak Wakil Bupati saya diam saja.”, katanya.

Setelah mengucapkan kata-kata tersebut, tiba-tiba saya langsung dipukul di bagian mulut kemudian tarik masker yang saya pake hingga lepas. Setelah itu bapak wakil tampar saya di bagian pipi kiri. Kemudian untuk menyelamatkan diri, saya menghindar.

“Sehingga demi mendapatkan keadilan atas kejadian yang sebenarnya terjadi bukan karena kesalahan yang saya lakukan saya memilih untuk membawa hal ini ke jalur hukum demi mendapatkan keadilan.” Pungkas Yanner Sesfao.

Wakil Bupati Jhony A. Konay yang dihubungi media ini via WhatsApp hanya mengatakan, “Siap td SDH ada media yg konfirm kk” Kata Wabup singkat. (Aries Usboko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here