Titipan “Dosa” Masa Lalu, Simon Nahak-Kim Taolin Segera Bangun Tanggul Naimana Malaka

0

Malaka, GaharuNews.com,- Teriakan, cemoohan dan fitnah sehubungan dengan pembangunan tanggul terbuka. Membangun tanggul Naimana ibarat dosa masa lalu yang dititipkan. Meski demikian, Bupati Simon bersama Wakil Bupati Louise Lucky Taolin, S. Sos yang akrab dikenal Kim Taolin dengan tagline SN-KT segera membangun tanggul Naimana.

Bupati Simon dalam sambutannya pada penyerahan bantuan kepada warga korban banjir di Panggung Tahbisan Dekenat Malaka Betun, Sabtu (26/2/22) mengatakan tidak boleh saling mempersalahkan ketika mengurus korban bencana banjir akibat luapan Sungai Benenai.

Dikatakan, jangan membandingkan pengadaan lampu sehen dengan pembangunan tanggul. Lampu sehen diadakan tetapi tidak dirasakan. Sementara traffic light dan lampu jalan diadakan dan dinikmati masyarakat saat ini. “Mana lampu sehen, saya tidak lihat,” ujar Bupati Simon.

Berkaitan dengan tanggul, kata Bupati Simon jangan diributkan, karena SN-KT merasa terpanggil untuk membangun tanggul di lokasi yang ditentukan bukan di Weoe dan Motaulun, kampung halamannya. Ibarat dosa (red, kesalahan), sehingga perlu dibangun di lokasi tanggul yang beralamat di Desa Naimana Kecamatan Malaka Tengah setelah disurvei dan dana bangun tanggul tidak dialihkan seperti masa lalu.

Terpisah Kadis Pekerjaan Umum Kabupaten Malaka, Yohanes Nahak, ST ketika dihubungi wartawan via telpon seluler, Sabtu (26/2/22) mengatakan sementara berada di lokasi rencana pembangunan tanggul Naimana untuk melakukan survei lokasi.

Didampingi Kabag Administrasi Pembangunan, Kladius Kapu, SE, Yohanes mengatakan pembangunan tanggul Naimana dilakukan sepanjang 550 meter dengan sumber dana tanggap darurat bukan menunggu APBD Perubahan Kabupaten Malaka Tahun 2022. “Kita sementara ukur untuk dapatkan berapa panjang dan anggaran yang dibutuhkan,” lanjut Yohanes.

Informasi yang dihimpun, beberapa titipan dosa di antaranya, pembangunan gedung kantor DPRD Kabupaten Malaka, rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Malaka, tanggul Naimana. Disebut-sebut sebagai dosa karena tidak terlewatkan dari pemeriksaan yang berujung dengan masalah. (Aries Usboko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here