Bupati TTS Dinilai Membohongi Publik dan Melakukan Pencitraan Terhadap Masyarakat TTS

0

Soe, GaharuNews.com,- Kunjungan Kerja DPRD Timor Tengah Selatan (TTS) dalam rangka, Meninjau Pekerjaan Sumber Air Fatu Oni, Di Desa Oinlasi, Kecamatan Mollo Selatan, Yang Dikerjakan Pemerintah Daerah Sejak Oktober 2021 Menemukan Banyak Peralatan Yang Sudah Terbengkalai dan Proyek Pekerjaan Air Bersih Untuk Disuplai Ke Kota Soe Sudah Tidak Berjalan, Alias Gagal. Kamis, 24/02/2022. 

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, pada jumat (25/2) menyebutkan, Terhadap kondisi tersebut, DPRD menilai Bupati TTS, Egusem P. Tahun, ST.MM melakukan pembohongan publik dan pencitraan terkait pekerjaan sumber air Fatu Oni sebagai pengganti air Bonleu yang akan melayani seluruh masyarakat kota Soe. 

“yang dilakukan pak Bupati ini gagal, karena barang-barang yang ada tidak terpakai seperti Viber, drum, pipa-pipa, kabel listrik dibiarkan begitu saja. Semuanya pencitraan saja oleh pak Bupati” Ujar Viktor Soinbala, salah satu anggota komisi III DPRD TTS.

Wakil ketua komisi III, David Boimau juga sangat menyayangkan kondisi proyek pekerjaan air bersih yang sudah mandek dan berpotensi pada kerugian penggunaan anggaran Daerah. 

“Dari pengamatan kami DPRD di tempat ini sumber airnya cukup besar tetapi janji Bapak Bupati TTS untuk bisa melakukan pekerjaan penyambungan mata air ini sampai di kota SoE tidak di tindak lanjuti oleh Bupati TTS. Kalau ini benar-benar mau dibangun oleh Bupati TTS harus dikerjakan bukan berhenti sehingga pada akhirnya tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar”, Kata David Boimau. 

Lanjut David bahwa proyek pekerjaan air bersih pada sumber air Fatu Oni, Desa Oinlasi, terkesan dipaksakan sehingga tidak tuntas dan banyak peralatan yang mubazir di lokasi sumber air. 

“Yang kami temukan di lokasi ini ada viber, pipa dan jaringan listrik yang tidak terpakai, dan kalau memang ini pekerjaan di paksakan dan membutuhkan anggaran yang cukup besar, sehingga kalau memang serius mau di tindak lanjuti oleh Bapak Bupati TTS, seharusnya pekerjaannya tidak boleh berhenti”, Ujar Politisi Hanura tersebut.

Sementara Ketua Badan Kehormatan DPRD TTS, Sefrits D.E. Nau yang memimpin rombongan DPRD di lokasi sumber air Fatu Oni menilai kondisi proyek gagal yang ditemukan merupakan hasil kepanikan dan kecerobohan Bupati TTS. 

“Semua yang gagal ini hasil kepanikan dan kecerobohan” katanya.

Rombongan DPRD yang meninjau langsung kondisi proyek pekerjaan air bersih tersebut berharap agar Bupati TTS kedepannya dalam melakukan kunjungan dan janji politik harus ditindaklanjuti hingga tuntas sebab rakyat membutuhkan hasil kerja nyata bukan sebatas janji politik. 

Kunjungan DPRD TTS ini dipimpin oleh ketua Badan Kehormatan, Sefrits Nau, dan Ketua komisi III, Roy Babys, Bersama wakil ketua komisi III, David Boimau, anggota Beni Banamtuan, Askenas Afi, Pitersius Kefi, Viktor Soinbala, dan Robi Faot. 

Sementara Bupati TTS belum berhasil dikonfirmasi media ini, hingga berita ini diturunkan. (Aries Usboko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here