Bertanding Tanpa Suporter, Anis Wangge Sebut Pertanda Sepak Bola Di Sikka Mati

0
Dedi Ado (Kiri) dan Anis Wangge (Kanan), ketika Memberikan Keterangan Kepada Media Usai Pertandingan, Senin (15/11) Dalam Turnamen Askab Sikka I Tahun 2021 di Stadion Gelora Samador

Maumere,GaharuNews.com – Perhelatan Turnamen Askab Sikka I tahun 2021 yang sudah berlangsung selama kurang lebih seminggu ini digelar tanpa adanya suporter/penonton.

Hal ini membuat beberapa pemilik klub dan pelatih di Kabupaten Sikka menganggap sebagai pertanda bahwa sepak bola mati.

Ketiadaan penonton ini disinyalir karena selama turnamen ini berlangsung pintu gerbang ke dalam stadion Gelora Samador selalu ditutup dan terus dijaga oleh petugas keamanan dari Kepolisian Resor Sikka.

Anis Wangge, ketika ditemui usai pertandingan antara Persewa FC dan BMW Wolomarang, Senin (15/11/2021) di stadion Gelora Samador mengatakan, pertandingan sepak bola pertama antar klub tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Askab Sikka tanpa kehadiran penonton ini sebagai pertanda bahwa sepak bola di Sikka mati.

Terhadap ini, Anis Wangge pun mulai buka suara dan langsung mengatakan, Kepolisian Resor Sikka juga harus berani beredukasi dengan masyarakat sepak bola di Sikka. Tidak menjadikan Protap itu sebagai hal yang utama.

“Dengan adanya turnamen Askab Sikka I 2021 ini, ketika dibuka dan tidak ada penonton yang artinya pertanda sepak bola mati. Saya pertanyakan kepada panitia mengapa tidak ada penonton, ternyata kendalanya di Kepolisian. Artinya, Kepolisian Resor Sikka ini juga harus berani beredukasi dengan masyarakat sepak bola di Sikka. Tidak bisa serta merta menjadikan Protap itu sebagai hal utama,” ungkap mantan pemain Persami Maumere ini.

Ia pun mencontohkan, ada banyak keramaian di Sikka yang bisa dilihat dimana-mana, tetapi itu tetap berjalan.

Dirinya meminta agar klub perlu mengahadirkan suporter dalam turnamen ini namun jumlahnya bisa dibatasi. Bahkan Anis Wangge menyarankan, jika perlu setiap penonton yang dihadirkan wajib memiliki kartu vaksin, pungkasnya.

Anis Wangge mengingatkan bahwa untuk memeriahkan turnamen sepak bola ini mesti ada suporter, karena kehadiran suporter inilah yang bisa memberikan dukungan dan penyemangat bagi pemain saat bertanding, ungkap pria yang pernah menjadi pengurus PSSI Sikka selama 25 tahun ini.

Ketika ditanya terkait adanya turnamen lokal lainnya di Sikka yang saat ini sedang berlangsung namun dihadiri oleh penonton, Anis Wangge pun mempertanyakannya.

Ia mengatakan bahwa turnamen itu juga dalam ruang lingkup yang sama, mengapa itu bisa sementara yang diselenggarakan Askab tidak bisa meskipun ijinnya sama, ucapnya.

Artinya lanjut Anis Wangge, saya mau mengajak pemegang kebijakan ini harus colling down dengan masyarakat bola di Nian Tana Sikka ini, tidak bisa serta merta kita memegang kekuasaan ini menjadi hak tunggal, sehingga hal ini harus cepat direspon.

Karena menurutnya, saat ini masih dalam babak penyisihan group. Ia meminta agar ketika masuk dalam putaran-putaran berikutnya sudah ada kebijakan.

Karena dirinya meyakini bahwa sudah banyak warga di Kabupaten Sikka ini sudah divaksin, sehingga ia berharap agar warga bisa diijinkan untuk menonton dengan syarat membawa serta kartu vaksin, usulnya meminta kepada pihak kemanan.

Sementara itu, penggiat bola yang juga adalah pemilik salah satu klub di Sikka, Dedi Ado mengatakan, turnamen tanpa penonton ini sangat disayangkan bagi para penggiat bola, karena menurutnya, sepak bola adalah pesta yang seharusnya meriah dan memberikan energi positif bagi insan-insan olahraga.

Untuk itu, kita juga membutuhkan semangat-semangat tersendiri kepada insan-insan persepak bolaan di Kabupaten Sikka ini.

Sehingga kehadiran penonton ini juga bisa memberikan energi positif dan sehat kepada para pemain, ungkap Dedi penuh harap.

Pantauan media ini, Turnamen Askab Sikka I tahun 2021, Senin (15/11) terlihat sepi karena tidak adanya penonton.

Namun demikian masih terdapat beberapa suporter yang antusias untuk menonton pertandingan ini meski harus memanjat pohon di seputaran Stadion Gelora Samador Maumere. (FD-GN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here