Diduga Oknum Polisi Pol Air dan ASN Pemprov. NTT telah melakukan Penganiayaan di Halaman Gereja

0
Kornelis Jacobus Pasumain Korban Pemukulan dan Pengeroyokan dihalaman Parkir Gereja Koinonia

Diduga Oknum Pol Air Polda Bali dan seorang ASN Pemprov. NTT telah melakukan tindak Pidana penganiayaan di Halaman Gereja Koinonia

Kupang, GaharuNews.com – Oknum Polisi Air (Pol Air) Polda Bali Marthen Ndolu bersama sama dengan Saudaranya Oknum ASN pada Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Pemprov. NTT Dance Ndolu, serta keponakan-nya Mikel Ndolu diduga secara bersama-sama telah melakukan tindak pidana Penganiayaan dan Pengeroyokan di depan halaman parkir Gereja, Jumat, 12/11/2021

Sesuai dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi yang berhasil diperoleh media ini, terdapat 2 (dua) pelaporan terkait dengan kasus pengananiayaan tersebut, pada laporan pertama bernomor : STTLP/B/329/XI/2021/SPKT yang ditandatangi oleh Kepala SKPT Polda NTT, PS KA Siaga 1 Ajun Komisaris Polisi Ongko W. T. Admodjo, SH dan Pelapor Cornelis Jacobus Pasumain bahwa pada tanggal 12 November 2021 telah datang melaporkan tentang peristiwa Pidana UU Nomor : 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 170 KUHP, pada hari jumat tanggal 12 November 2021, Pukul 1630 Wita di Jln. Jend. Soedirman No. 58 (Depan GMIT Koinonia) KUANINO, KOTA RAJA, KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR, Pelapor atas nama CORNELIS JACOBUS PASUMAIN dan terlapor atas nama Marthen Ndolu, Dance Ndolu, Mikel Ndolu, sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/329/XI/2021/SPKT/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR Tanggal 12 November 2021

Surat Tanda Terima Laporan Kepolisian

Dan Laporan Kedua bernomor :STPL/18/XI/HUK.12.10//2021/Yanduan yang ditandatangi oleh yang menerima laporan Bripka Steven Elim dan Pelapor Cornelis jacobus Pasumain, menerangkan bahwa Telah melaporkan tentang terjadinya perkara pelanggaran Anggota Polri berupa dugaan pemukulan (pengeroyokan) dengan cara terlapor memukul pelapor dengan tangannya sebanyak 2 atau 3 kali dan mengenai pada wajah pelapor yang diduga dilakukan oleh terlapor Bripka Marthen Ndolu Jabatan Ba Ditpolair Polda Bali. Sebagaimana dimaksud dalam PPRI No 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Pollri dan Perkap No. 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri atau sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/45/XI/HUK.12.10/2021/Yanduan, tanggal, 12 November 2021

Surat Tanda Terima Laporan Polisi

Menurut keterangan keluarga korban, Farrah Pasumain yang merupakan kakak kandung dari Korban Cornelis Jacobus Pasumain, berawal dari pemberkatan Pernikahan keponakan dari Farrah Pasumaian dan Cornelis Jacobus Pasumain yang dilaksanakan pada Hari Jumat tanggal 12 November 2021 di Gereja Koinonia Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja Kota Kupang, yang dimulai sekitar pukul 15.00 Wita.

Sebelum menceritakan kronologis Kejadian Perkara, Farrah Pasumain mengakui bahwa sebenarnya ada persoalan keluarga diantara orang tua dari anak perempuan yang menikah pada hari itu, Jumat 12 November 2021 ( ayah dari anak Perempuan yang menikah bermarga Ndolu dan berinisial (BN) “kakak dari Marthen Cs” serta ibu dari anak perempuan yang menikah bermarga Pasumain berisial (JP) (kakak dari Farrah dan Cornnelis Jacobus Pasumain), anak perempuan yang menikah selama ini tinggal bersama dan dirawat oleh Opa dan Oma Ndolu di Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja Kota Kupang (Pasangan BN dan JN mempunyai 3 orang anak dan yang menikah adalah anak pertama)

Kronologis kejadian Menurut Farrah Pasumain yang mewakili keluarga Korban, Saat usai pemberkatan nikah, Marthen memanggil adik dari yang menikah (anak nomor 2 pasangan BN dan JP) yang berinisial “M” dan biasa dipanggil dengan sebutan “i”.

Marthen memanggil “i” dan berkata “i bangsat kau, suruh mama kau keluar dari Gereja” mendengar ucapan Marthen tersebut, JP yang kebetulan berjalan dibelakang “i” langsung menanggapi dan terjadilah pertengkaran antara Marthen dan JP hingga ke halaman parkir Gereja Koinonia.

Sampai ditempat parkir kendaraan di halaman gereja Koinonia, JP yang masih beradu mulut dengan Marthen, kemudian langsung naik ke mobil dan Dance yg sedang berada disamping mobil melayangkan tangan nya ke arah JP, tapi berhasil di tepis oleh JP menggunakan tangan.

Melihat kakak perempuannya diperlakukan seperti itu oleh Dance, Cornelis langsung turun dari mobil, berusaha melerai dan memisahkan Dance dari JP.

Namun tindakan Cornelis itu tidak diterima dengan baik oleh Dance, dan bersama sama dengan Marthen dan Mikel Ndolu langsung memukul dan mengeroyok Cornelis hingga menyebabkan robek dibawah mata Sebelah kanan dan jatuh tersungkur ditanah.

Tidak terima diperlakukan seperti itu oleh Marthen cs, Cornelis beserta keluarga Pasumain yang hadir di gereja segera bergegas ke Polda NTT untuk melaporkan kejadian tersebut.

Farrah Pasumain Kakak kandung dari Cornelis sangat menyayangkan telah terjadi tindakan pemukulan dan pengeroyokan terhadap adiknya, apalagi hal tersebut dilakukan oleh Oknum Polisi Aktif dan kejadian tersebut juga terjadi di halaman Gereja Koinonia.

Farrah mewakili keluarga Pasumain berharap Polda NTT segera memproses kasus tersebut dan menghukum para pelaku setimpal dengan perbuatan mereka.

Hingga berita ini diturunkan, GaharuNews.com belum berhasil memperoleh konfirmasi dari pihak Kepolisian maupun dari pihak Terlapor. (Ino/GN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here