Pemprov NTT lelang 24 Mobil Dinas || terbuka untuk Umum, fortuner 83 Juta

0

Kupang, GaharuNews.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) melalui Badan Pendapatan dan Aset Daerah Prov. NTT bekerja sama dengan Direktorat Jendral Keuangan Negara (DJKN) Wilayah Bali Nusara,  Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) kupang melaksanakan Lelang 24 (dua puluh empat) Unit Kendaraan Roda 4 (empat) milik Pemprov. NTT, Toyota Fortuner dibuka harga Rp. 83.500.000 (delapan puluh tiga juta lima ratus ribu), Minggu, 07/11/2021

Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Alexon Lumba, SH, M.Hum

Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (Kaban PAD) Prov. NTT Alexon Lumba, SH, M.Hum mengatakan Proses lelang merupakan kewenangan KPKNL Kupang, BPKAD Prov. NTT hanya mengurusi terkait dengan kelengkapan administrasi pelelangan.

kendaraan yang dilelang

“Semua proses pelelangan sudah merupakan kewenangan KPKNL Kupang, tender terbuka untuk umum, semua orang dari daerah mana saja dapat mengikuti lelang tersebut, BPAD hanya mengurusi administrasi” ungkap Alex sapaan akrab Kaban Pendapatan dan Aset Daerah Prov. NTT

Alex menambahkan bahwa lelang 24 unit kendaraan dinas milik Pemprov. NTT yang dilaksanakan oleh KPKNL ditahun 2021 merupakan pelelangan kali ke 2, setelah sebelumnya telah dilaksanakan pelelangan besi tua.

Kendaraan yang dilelang

“Untuk pelelangan 24 kendaraan milik Pemprov. NTT ini, merupakan kerja sama tahap ke 2 Pemprov. NTT dan KPKNL, pada tahap pertama sudah dilakukan pelelangan besi tua, dan hasilnya Pemprov. NTT mendapatkan keuntungan dari harga limit pembukaan dasar besi tua senilai 51 (lima puluh satu) Juta Rupiah, dan pada penawaran akhir atau harga penawaran tertinggi mencapai  lebih dari 111 (seratus sebelas) juta Rupiah” terang Alex.

Kaban PAD Prov. NTT Alexon Lumba, SH, M.Hum mengharapkan dalam lelang tahap kedua 24 unit kendaraan roda 4 kali ini, dapat melampaui harga taksir sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Prov. NTT Tahun 2021.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Pemanfaatan, Pemindahtanganan dan Pengamanan Aset Daerah pada BPAD Prov. NTT Drs. Dominikus Dore Payong, MA dalam keterangannya saat diwawancarai GaharuNews.com mengungkapkan bahwa pelelangan 24 unit kendaraan milik Pemrov. NTT karena sudah memenuhi syarat minimal usia kendaraan untuk dilelang dimana kendaraan yang akan dilelang telah lebih dari 7 tahun perolehan dan jika dilelang akan menghemat anggaran pemeliharaan, selain itu kondisi sebagian sudah rusak berat.

Kepala Bidang (Kabid) Pemanfaatan, Pemindahtanganan dan Pengamanan Aset Daerah pada BPAD Prov. NTT Drs. Dominikus Dore Payong, MA

“Sesuai dengan amanat Permendagri No. 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, menilik dari usia kendaraan, pertimbangan efisiensi biaya pemeliharaan, dan kondisi kendaraan saat ini telah memenuhi persyaratan untuk dilelang” ujar Domi Dore

Domi Dore menjelaskan mengenai tahapan mekanisme sampai pada tahap kendaraan di ajukan untuk dilelang oleh Balai Lelang Negara yakni “Diawali dengan usulan penghapusan oleh perangkat daerah kepada Sekretaris Daerah Prov. NTT cq. BPAD Prov. NTT, setelah usulan penghapusan barang daerah diterima oleh BPAD maka dilakukan pengecekan apakah barang milik daerah tersebut telah layak untuk dilelang sesuai ketentuan perundangan, selanjutnya dilakukan penilaian untuk mendapatkan harga limit barang, penilaian dilakukan oleh penilai pemerintah atau penilai publik, dan untuk lelang kendaraan milik Pemprov. NTT dilakukan penilaian  oleh DJKN Wil. Bali Nusra setelah hasil penilaian limit taksir harga barang diperoleh kemudian diajukan permohonan persetujuan kepada Gubernur NTT untuk menghapus barang dari daftar inventaris Barang milik Daerah. Setelah mendapat persetujuan dari Gubernur, diserahkan ke KPKNL kupang untuk dilakukan pelelangan.

Kendaraan yang dilelang

Domi menambahkan untuk tahun 2021, Gubernur NTT Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat telah menyetujui usulan untuk mengahapus 13 unit besi tua, 24 unit kendaraan Roda 4 dan 70 (tujuh puluh) unit kendaraan Roda 6 (enam).

Untuk tahap pertama pada tanggal 7 Oktober 2021 telah dilakukan pelelangan 13 unit besi tua oleh KPKNL nilai limit 51 juta Rupiah dan berhasil dijual dengan harga tertinggi mencapai 111.600 (seratus sebelas juta enam ratus ribu rupiah) sedangkan Tahap kedua untuk 24 unit kendaraan roda 4 yang akan dilelang pada tanggal 9 November 2021, telah dilakukan pengumuman pelaksanaan Pelelangan pada media cetak sejak tanggal 2 November 2021.

Kendaraan yang dilelang

“Harga nilai limit 24 kendaraan tersebut ditaksir mencapai 900 juta rupiah, kita berharap pada pelaksanaan pelelangan nanti total harga penawaran dapat mencapai 1,5 Milyar Rupiah” jelas Drs. Dominikus Dore Payong, MA yang sangat berpengalaman mengenai persoalan Aset Daerah karena telah mengurus Aset Provinsi NTT sejak masih di Biro Perlengkapan Setda Prov. NTT

Domi Dore melanjutkan, untuk mengecek kendaraan dapat dilakukan melalui portal lelang negara www.lelang.go.id disitu sudah dijelaskan tentang jenis kendaraan, kondisi kendaraan, kondisi mesin, foto kendaraan dan sebagainya, bagi yang berada di seputaran kota kupang atau wilayah NTT dapat melihat langsung 24 unit kendaraan yang akan dilelang di halaman parkir di belakang kantor gubernur NTT dan lelang 24 kendaraan ini adalah lelang Umum bisa di ikuti siapa saja dari seluruh Indonesia, batas waktu penawaran ke 24 unit kendaraan roda 4 tersebut pada tanggal 8 November 2021 sebagaimana yang tercantum dalam situs Portal Lelang Negara https://lelang.go.id/pencarian?keyword=&order_by=terbaru&id_kota%5B%5D=5371&id_unit_kerja=Pilih+KPKNL&harga_minimum=&harga_maksimum=

Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut kondisi real kendaraan yang akan dilelang dapat menghubungi langsung nomor telepon yang tercantum di portal lelang negara, petugas akan selalu siap memberikan informasi detail terkait dengan kendaraan yang akan dilelang Pungkas Domi Dore Payong. (IAGN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here