Peringati Sumpah Pemuda, Bupati Belu Letakan Batu Pertama Pembangunan Monumen Pejuang Timor Timur

0
Bupatu Belu bersama Eurico Gutteres dan para dewan Pengurus Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur

 

 

Tasifeto Timur, GaharuNews.com – Bertepatan dengan Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM didampingi Ketua Umum FKPTT, Eurico Guteres, Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Wiji Untoro, dan Kapolres Belu, Yoseph Krisbiyanto melakukan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Pejuang Timor-Timur bertempat di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, untuk mengenang jasa-jasa para Pejuang Timor Timur yang gugur dalam mempertahankan Merah Putih, Kamis (28/10/2021).

 

Kegiatan ini diawali dengan upacara peletakkan batu pertama, dilanjutkan prosesi ritual adat oleh tokoh adat 13 Kabupaten Timor-Timur, dilanjutkan dengan pemberkatan tempat pembangunan monument oleh Rm. Frans Teku, Pr, dan dilanjutkan peletakkan batu pertama.

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa hari ini kita meletakkan batu pertama pembangunan monumen untuk mengenang perjuangan pahlawan-pahlawan integrasi Timor-Timur yang sudah gugur.

Bupati Belu Agus Taolin saat Memberikan Sambutan

Lanjut Bupati Belu, pada hari ini dibeberapa puluh tahun yang lalu masyarakat Indonesia melakukan sumpah pemuda yaitu Satu Tanah Air, Tanah Air Indonesia, Satu Bahasa, Bahasa Indonesia dan Satu Bangsa, Bangsa Indonesia.

“Jadi hari ini kita dalam situasi kondisi yang berbeda, kita meletakkan batu juga kita membulatkan tekad untuk berjanji bukan untuk berperang lagi, tetapi kita berjanji untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, membangun masyarakat pejuang-pejuang eks Timor-Timur dari berbagai generasi supaya menuju ke masyarakat yang lebih baik dan sejahtera ke depannya,” tandas dr. Agus Taolin.

Bupati Belu juga menyampaikan bahwa untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera perlu adanya persatuan dan pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memperjuangkan itu.
“Saya berdiskusi dengan Bapak Eurico Guteres, Bapak Anjelino, Bapak Agus Pinto, dan Bapak Siku Tavares. Apa yang kami bicarakan salah satunya adalah bagaimana kita memperjuangkan hak-hak hidup dasar, kesejahteraan, kesehatan dari masyarakat eks Timor-Timur yang hari ini berada disini dan diseluruh NTT ini. Saya kira syaratnya satu saja yaitu bersatu, dan pemerintah harus berada ditengah-tengah masyarakat untuk memperjuangkan itu,” ungkap Bupati Belu.

Bupati Belu juga dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Pemerintah hadir disini tidak membeda-bedakan dan Bupati hadir untuk seluruh masyarakat demi kemajuan kita bersama.

“Dan ini komitmen dari pemerintah, jadi mari kita bersama-sama berdiri di bawah terik matahari ini untuk meletakkan batu ini sebagai monumen perjuangan untuk mengisi perjuangan dari pahlawan yang gugur,” ujar Bupati Belu.

Ketua FKPTT Eurico Gutteres

Ketua Umum Forum Komunikasi Pejuang Timor-Timur, Eurico Guteres dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Belu untuk melakukan peletakkan Batu pertama pembangunan monumen pejuang Timor-Timur.

“Saya atas nama Forum Komunikasi Pejuang Timor-Timur yang anggotanya 11.485 orang hari ini tanggal 28 Oktober 2021 saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati yang berkenan hadir dan sudah bersedia melakukan peletakan batu pertama pembangunan monumen pejuang Timor-Timur,” ungkap Eurico.

Bupati Belu didampingi Dandim dan Kapolres Belu bersama Ketua FKPTT

Eurico Guteres menyampaikan bahwa tujuan dan maksud dilakukannya pembangunan monumen ini yaitu mengenang jasa para pejuang yang telah gugur, mengorbankan jiwa raganya untuk bangsa Indonesia.

“Jadi sekali lagi saya tegaskan untuk kita semua yang hadir di tempat ini bahwa kita melakukan peletakan batu pertama tidak ada tujuan lain kecuali mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Selanjutnya kita melanjutkan perjuangan untuk mendapatkan hidup yang sejahtera, hidup layak sebagai anak-anak bangsa Indonesia yang tetap setia kepada NKRI,” tandas Eurico.

Para exs Pejuang Timor Timur yang menghadiri peringatan sumpah pemuda dan peletakan batu pertama Monumen Pejuang Timor Timur

Ketua Umum FKPTT itu juga mengajak masyarakat untuk berjuang bersama mewujudkan kesejahteraan dalam kehidupan kedepannya.

“Pada kesempatan ini saya mau sampaikan, hari ini kita diakui negara Indonesia sebagai pejuang dan tidak usah takut karna kita sudah diakui sebagai pejuang. Marilah kita berjuang untuk semua orang bukan hanya berjuang bagi diri sendiri, agar supaya kita semua hidup sejahtera,” pungkasnya. (IAGN/Sumber, prokompimbelu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here