Serahkan Alsintan Bupati Herry Nabit Ucapkan terima kasih pada Ansi Lema Anggota DPR RI

0
Alsintan Combine Hervester Comodity (mesin panen padi) yang diserahkan Bupati Manggarai kepada Universitas St. Paulus Ruteng

Ruteng, GaharuNews.com -Fakultas Pertanian, Peternakan dan Teknologi UNIKA St Paulus Ruteng mendapatkan bantuan berupa Combine Hervester Comodity (mesin panen padi). Seremoni penyerahan dilaksanakan hari ini, Jumat (22/10) di Aula Gedung Utama Lantai V Unika St. Paulus Ruteng oleh Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit, S.E., M.A.

Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan dan kerjasama dari Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Fransiskus Lema, S.IP., M.Si, dengan Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, dan Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai.

Bupati Manggarai Bersama Rektor dan Mahasiswa Universitas St. Paulus Ruteng

Dalam kesempatan tersebut Bupati Hery mengapresiasi langkah Anggota DPR RI Ansy Lema atas dukungannya kepada Kabupaten Manggarai khususnya Unika St. Paulus Ruteng.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Ansy Lema yang meskipun daerah pemilihannya bukan di sini. Dapilnya di NTT 2, namun masih juga melihat Manggarai,” tuturnya.

Ditambahkannya, bahwa ciri politisi hari ini tidak hanya untuk kepentingan politik, tetapi juga berorientasi kepada kemanusiaan. Ini menandakan bahwa setiap niat baik dari Unika St. Paulus, Gereja, dan Pemerintah dipertemukan juga dengan orang-orang baik.

Bupati Hery berharap bantuan yang telah diterima ini akan memberikan manfaat bukan hanya untuk para mahasiswa namun juga untuk masyarakat Manggarai. Namun, sama seperti fasilitas lainnya yang rentan akan kerusakan, Bupati Hery berpesan agar fasilitas tersebut senantiasa dijaga dan dirawat.

Dalam sambutannya Rektor Unika St. Paulus Ruteng, Rm. Dr. Yohanes Servatius Lon, M.A. menyampaikan apresiasi yang tinggi karena telah menghadirkan satu alat mesin pertanian (alsitan) canggih yang dapat digunakan mahasiswa baik pada saat pembelajaran maupun di saat praktek lapangan.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih karena Bapak Ansi dan Bapak Bupati, dengan hati yang tulus, dengan hati yang baik, dapat memberikan perhatian, bukan hanya omong tetapi sudah membawa barangnya kesini,” tuturnya.

Kehadiran alat ini, lanjutnya, akan menjadi salah satu contoh mekanisasi pertanian. Dengannya, akan sangat membantu meningkatkan keterampilan dan wawasan dari para mahasiswa pertanian.

Di lain pihak, Yohanis Fransiskus Lema, S.IP.,M.Si, anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan, dalam sambutannya secara virtual menyampaikan bahwa percepatan pembangunan di NTT, termasuk Kabupaten Manggarai sangat bergantung pada 3 sektor yakni perikanan, pertanian, dan peternakan.

“Tiga sektor ini yang harus menjadi prioritas. Saya tidak mengatakan bahwa sektor pariwisata tidak penting, pendidikan dan kesehatan juga, tetapi tiga sektor ini adalah sektor fondasi. Mengapa? karena mayoritas masyarakat kita menyandarkan kehidupan dari tiga sektor ini,” tuturnya.

Khusus untuk sektor pertanian, diharapkan dengan adanya bantuan peralatan ini dapat mendorong pertumbuhan di sektor tersebut.

Pada kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Manggarai yang telah menunjukan tekadnya dalam upaya membangun Kabupaten Manggarai.

“Ini menjawab permintaan Bupati Manggarai. Karena saya melihat beliau adalah Bupati yang enerjik, Bupati yang sreg, Bupati yang mau kerja, Bupati yang mau mencari jalan agar Kabupaten Manggarai bisa mendapat bantuan. Beliau sadar bahwa dengan APBD Kabupaten Manggarai yang terbatas, dengan PAD yang terbatas, tentu Kabupaten Manggarai tidak bisa menyiapkan seluruh pembangunan di berbagai aspek. Karena itu dengan kreativitas dan inovasi maka (Kabupaten Manggarai) mendapat bantuan,” tuturnya.

Sebagai informasi, untuk tahun ini, selain bantuan mesin Combine Harvester Multi Komoditi, Kabupaten Manggarai juga mendapat bantuan berupa traktor roda empat 1 unit, corn sheller mobile (alat pemipil jagung) roda tiga sebanyak 5 unit, power threasher (perontok padi) 5 unit, dan pompa air 3 dim sebanyak 15 unit.(IAGN/sumber,ProkopimManggarai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here