Bupati Belu pacu percepatan digitalisai bagi Koperasi Dan UMKM untuk meningkatkan daya saing produk Kab. Belu

0

Atambua, GaharuNews.com – Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM membuka pelatihan Perkoperasian dan Kewirausahan bagi pengurus dan pengelola Koperasi serta pelaku Usaha Kecil Menegah (UKM). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belu, berlangsung di Lantai IV Kantor CU Kasih Sejahtera Atambua, Senin (4/10/2021) bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan praktek dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus/pengelola Koperasi dan pelaku UKM.

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dalam sambutan menyampaikan pelatihan pengelola koperasi dan pelaku UKM ini penting karena berkaitan dengan peningkatan ekonomi kerakyatan baik ekonomi masyarakat maupun ekonomi keluarga.

Lanjut Bupati bahwa Dinas Koperasi UK dan M merupakan dinas yang mengayomi serta mengurus seluruh hal yang berkaitan dengan perkoperasian khususnya di Kabupaten Belu.
“Hari ini merupakan satu momentum yang baik karena kita diberikan orang-orang yang hebat dan luar biasa untuk memberikan kita materi sehingga arah koperasi dan UKM kita kedepan lebih baik,” ujarnya.

Ditengah pandemic COVID ini, beberapa usaha yang bisa bertahan salah satunya adalah UMKM karena berkaitan dengan pertanian dan peternakan yang menjadi pilar penyokong perekonomian kita.

Bupati Belu juga mengharapkan agar kedepan, Koperasi serta UKM yang berada di Kabupaten Belu bergerak menuju digitalisasi.

Lebih lanjut dikatakan bahwa tujuan dari koperasi adalah memberikan output dan outcome bagi masyarakat kecil sehingga membantu perekonomian masyarakat menjadi lebih baik.
“Saya berharap, Dinas Koperasi Kabupaten Belu untuk bekerja disini lebih profesional bagi masyarakat Belu,” harapnya.

Staf Khusus Gubernur Nusa Tenggara Timur Bidang Ekonomi dan Akuntabilitas Publik, Prof. Dr. Intiyas Utami, SE., M.Si., Ak., CA., CMA., QIA., CFrA dalam sambutannya mengutarakan bahwa Program Koperasi Digital merupakan program unggulan dari Gubernur NTT yang telah mencanangkan agar seluruh koperasi di NTT “Go Digital”.

Dijelaskan bahwa, Pemprov NTT telah menyiapkan aplikasi sistem informasi yang bisa diperoleh dengan mudah dan cepat karena telah berbasis Android. Semua koperasi yang anggotanya memiliki produk baik itu kopi, tenun dan lainnya bisa juga bertransaksi dengan menggunakan aplikasi Tokopedia Koperasi dan bisa juga digunakan untuk simpan pinjam serta telah dilengkapi dengan sistem pelaporan keuangan secara tepat waktu.

Lanjut Intiyas bahwa harapan Gubernur NTT adalah dengan menggunakan sistem digital dapat mempermudah Koperasi yang ada di Provinsi NTT.
“Saya berharap Kabupaten Belu menjadi salah satu contoh bagi kabupaten lain sehingga koperasi-koperasi bisa memiliki sistem digitaliasi,” harapnya.

Hadir dalam pelatihan ini Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Nelciana Yulita Soruh, SE, M. Ak, Plt. Kepala Dinas Koperasi UKM, Elfridus Hale, S.P, Tim IT dari Kementerian Koperasi dan peserta pelatihan sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 orang pengurus koperasi dan 30 orang pelaku UKM.

Untuk diketahui, pelaksanaan pelatihan Perkoperasian dan Kewirausahaan ini berlangsung mulai tanggal 4 sampai 6 Oktober 2021 bertempat di Aula Hotel Klaben bagi penilaian Kesehatan dan Aula Hotel Liurai bagi Tenun Ikat. (IAGN/prokompimbelu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here