Unipa Indonesia Gelar Wisuda Secara Daring Bagi 573 Mahasiswa

0
Dr.Ir.Angelinus Vincentius, M.Si - Rektor Universitas Nusa Nipa Indonesia

Maumere, GaharuNews.com – Sebanyak 573 Mahasiswa Universitas Nusa Nipa Indonesia angkatan 15, mengikuti Wisuda secara daring. Acara wisuda ini digelar, Sabtu (02/10/2021) pagi. Meski digelar secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom tidak melunturkan khidmatnya prosesi pelantikan.

Meski demikian, prosesi pemindahan kuncir sudah dilakukan oleh orangtua/wali sepekan sebelum proses wisuda dilakukan.
Rektor Unipa Indonesia, Dr. Ir. Angelinus Vincentius, M.Si yang juga sekaligus membuka rangkaian wisuda angkatan ke-15, mengatakan, sebanyak 573 orang lulusan Unipa diwisuda pada hari ini.

Diperkirakan sebanyak lebih dari 2.000 orang sedang ikut ambil bagian dalam perayaan sukacita ini, yang terdiri dari para wisudawan, para orangtua/wali, sanak saudara wisudawan, juga para dosen dan tenaga kependidikan.

Apabila jumlah orang sebanyak ini lanjut Angelinus, dikumpulkan dalam satu tempat yang sama, selama lebih dari 3 jam dan biasanya orang-orang saling bersalaman, maka akan sangat beresiko terjadinya penularan Covid-19. Kita tidak ingin situasi Level II Pandemi Covid-19 saat bergeser kembali ke level di atasnya, kata Rektor.

Wisuda online Unipa Indonesia

Lebih lanjut disampaikan Angelinus, dengan pertimbangan tersebut, maka acara wisuda dilaksanakan secara Daring (Online), namun tidak mengurangi makna dari acara wisuda itu sendiri, sebagai proses akhir dalam rangkaian kegiatan akademik pada perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unipa Indonesia juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang telah menuntaskan tugas sebagai mahasiswa. Ia berharap agar apa yang telah ditempuh ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.

“Kami ucapkan selamat kepada para wisudawan yang hari ini telah menuntaskan tugas sebagai mahasiswa. Semoga apa yang telah ditempuh mendapatkan berkat dari Tuhan sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan bangsa,” ungkap Angelinus.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Drs. Sabinus Nabu dalam sambutannya mengatakan, hari ini anda mengenakan Toga wisuda. Toga merupakan salah satu perlengkapan wajib saat wisuda. Proses untuk bisa memakai toga tidaklah mudah, butuh perjuangan bertahun-tahun dengan kucuran keringat darah dan air mata.

Toga yang dipakai oleh para wisudawan dan wisudawati lanjut Sabinus, adalah lambang perjuangan selama anda berkuliah di Universitas Nusa Nipa. Warna hitam pada toga memiliki warna misterius dan kegelapan yang artinya, para sarjana baru harus siap dalam menghadapi dan menghalau kegelapan dengan cahaya ilmu pengetahuan yang telah diperoleh, ungkapnya.

Dikatakan Sabinus, pemindahan tali toga yang dilakukan oleh orang tua yang bertindak mewakili Rektor dalam melakukan pemindahan tali toga dari kiri ke kanan untuk memberikan hormat setinggi-tingginya kepada orang tua yang sudah berhasil menghantar untuk mendapatkan gelar kesarjanaan.

“Pemindahan tali toga dari kiri ke kanan juga memiliki makna, saat kuliah para mahasiwa dominan menggunakan otak kiri dalam mempelajari teori, konsep dan analisis berbagai materi yang disampaikan. Tali wisuda dipindah ke kanan berhubungan dengan otak kanan yaitu daya imajinasi, inovatif dan kreatiftas yang harus dimanfaatkan ketika terjun ke masyarakat. Almamater meyakini anda bisa,” pungkas Sabinus Nabu.

Pantauan Media ini, turut hadir dalam acara wisuda ini, Rektor Unipa Indonesia, Dr.Ir. Angelinus Vincentius, M.Si sekaligus membuka rangkaian wisuda angkatan ke-15, Kepala LLDIKTI XV Wilayah Kupang-NTT, Prof. Magadas Lumban Gaol, M.Si.,Ph.D
Hadir pula, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Drs. Sabinus Nabu, Para Senat Universitas Nusa Nipa, Para Kaprodi, Para Dosen, Para Wisudawan/ti dan segenap panitia pelaksana wisuda. *(FD-GN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here