Orang Tua Murid Polisikan Oknum Guru Moladale

0
Oknum Guru Terduga Pemukulan

Rote Ndao – Gaharu News.com, Kasus pemukulan terhadap Siswa, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Moladale , kecamatan Rote Tengah , Kabupaten Rote Ndao oleh gurunya berbuntut panjang, oknum guru tersebut di polisikan orang tua siswa korban pemukulan.

Orang tua korban resmi melaporkan kejadian itu sentra pelayanan kepolisian terpadu ( SPKT ) polres Rote Ndao setempat pada Rabu 29/09/2021 sekitar pukul 10:30 WITA.

Orang tua korban mengadukan oknum guru berinisial TD yang diduga telah melakukan pemukulan terhadap AS (korban) siswa kelas 3 (tiga) SDN Moladale.

sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh orang tua korban, tindak kekerasan pemukulan yang dilakukan oleh terduga pelaku terjadi sekitar pukul. 07.00 Wita, setelah selesai upacara, ketika korban akan masuk keruang kelas, dimana terduga pelaku sedang marah-marah karna melihat ruang kelas yang kotor, kemudian terduga pelaku mengambil kayu dan mulai melakukan pemukulan terhadap para siswa.

Orang tua korban mengatakan tindakan yang dilakukan oleh terduga pelaku sangat berlebihan, “kami bukan tidak mau anak kami dididik, anak kami pergi kesekolah dalam keadaan baik-baik, begitu pulang dari sekolah kaki (betis) anak kami sudah memar kebiruan, tentu saja kami sangat kaget, anak kami melakukan salah apa sehingga harus dipukul sampai memar” ungkap Elviana Sooai (42) orang tua korban.

oleh karena itulah makanya kami (@orang tua) memutuskan untuk melaporkan kejadian pemukulan ini ke Polres Rote Ndao, kami diterima di bagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dari SPKT dengan didampingi Petugas SPKT kami langsung menuju ke Rumah sakit untuk di visum, setelah itu baru kembali ke SPKT untuk dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan, jelas orang tua korban.

orang tua korban kembali menegaskan “kami tidak terima anak kami di pukul, apalagi anak kami seorang perempuan, bukan seperti itu cara mendidik” ungkap Alfiana, dengan ketusnya Rabu 29/09/2021 pukul 05:30 WITA.

Oknum guru berinisial TD ketika di temui media di kediamannya di Dusun Moladale Desa Lidabesi Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, terduga Pelaku mengakui bahwa benar kejadian itu terjadi “memang betul ada kejadian itu, saya pukul bukan karna saya benci, tetapi itu saya didik dan saya pukul pake kayu kecil” ungkap terduga pelaku

Terduga pelaku dengan jujur mengakui keiklafan-nya dan saat ini sedang berusaha mendekati orang tua korban untuk menempuh jalur kekeluargaan.( RM )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here