Penuhi Visi Misi, Pemkab Sikka Serahkan Beasiswa Prestasi Bagi 2.283 Mahasiswa

0

MAUMERE-GAHARU NEWS – Dalam rangka meningkatkan Kualitas SDM dan untuk memenuhi Visi dan Misi dalam bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sikka terus membangun kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan tinggi untuk memberikan beasiswa prestasi, bantuan biaya penyusunan tugas akhir jenjang D-III, Strata I, Strata II dan Strata III.

Kali ini, sebanyak 2.283 mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa prestasi untuk semester genap tahun ajaran 2021/2022 yang tersebar diberbagai Perguruan Tinggi di Indonesia dengan penyerapan dana beasiswa sebesar, Rp. 5.849.589.500.-
Penyerahan bantuan beasiswa berprestasi ini, dilakukan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Kamis (23/09/2021) kepada dua lembaga pendidikan tinggi di Kota Maumere yakni Politeknik Christo Re dan Akademi Farmasi St. Fransiskus Xaverius.

Saat menyambangi Politeknik Christo Re, Bupati Sikka, Robi Idong, dalam sambutannya mengatakan bahwa keberadaan lembaga pendidikan Christo Re merupakan sesuatu yang sangat berarti dan strategis bagi pembangunan perekonomian di Kabupaten Sikka untuk meningkatkan kualitas hidup dalam berbagai sektor terutama bidang industri dengan menciptakan lapangan kerja baru.

Direktur Politeknik Christo Re Maumere, RD. Richardus Muga, ketika diwawancarai media mengatakan, pemberian bantuan beasiswa prestasi ini merupakan bentuk perhatian Negara yang hadir dalam dunia pendidikan, karena Negara sadar bahwa pendidikan itu adalah pilar dasar pembangunan bangsa. Menurutnya, tanpa pendidikan mau dibawa kemana generasi muda kita ini, apalagi pendidikan vocasi.

Romo Richard menjelaskan bahwa, dalam diskusinya dengan Bupati Sikka disampaikan, bagaimana bisa membuat program Menristekdikti melalui Dirjen Vocasi menjadikan dunia pendidikan itu harus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha dan industri, masyarakat dan juga awak media. Sehingga lulusan yang dihasilkan adalah orang-orang yang siap pakai, jelasnya.

Sementara itu, saat mengunjungi Akademi Farmasi St. Fransiskus Xaverius Maumere, Bupati Sikka, Robi Idong menyampaikan bahwa, bantuan beasiswa ini merupakan kebijakan pemerintah Kabupaten Sikka sesuai dengan visi misi yang sudah disosialisasikan untuk memiliki akses dalam pendidikan tinggi yang merata untuk semua masyarakat Sikka, kata Robi Idong.
Robi Idong mengakui, pemerintah menyadari bahwa masih banyak mahasiswa-mahasiswi asal Kabupaten Sikka yang melaksanakan perkuliahan di berbagai universitas di Indonesia. Pemerintah akan terus berupaya untuk bisa membantu biaya perkuliahan, yang penting memenuhi persyaratan. Ia pun meyakini cara ini bisa membantu meringankan beban mahasiswa dalam membiayai kuliahnya, ungkap Robi Idong.

Penyerahan bantuan beasiswa oleh Bupati dan Wakil Bupati Sikka yang didampingi Direktur Akademi Farmasi St. Fransiskus Xaverius, dr. F. X. Lameng (Kamis, 23/09/2021)

Saat yang sama Direktur Akademi Farmasi St. Fransiskus Xaverius Maumere, DR. F.X.Lameng menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Sikka.
“Hari ini kami senang sekali, bahagia karena mendapatkan kunjungan dari Kepala Daerah. Suatu kehormatan buat kami. Saya selaku Direktur Akademi Farmasi St. Fransiskus Xaverius, pada kesempatan ini mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan beasiswa kepada mahasiswa kami walaupun jumlahnya tidak banyak,” ungkap Pria yang akrab disapa Dokter Kus Lameng.

Kita tahu, lanjut Kus Lameng, dalam situasi pandemi Covid yang berkepanjangan telah memukul semua sendi kehidupan termasuk perekonomian. Daya beli masyarakat menurun, kemampuan orang tua merosot jauh. “Bantuan ini tepat sekali. Sangat luar biasa, membantu orang tua untuk menyelesaikan kuliah anak-anaknya. Kami sangat mendukung, ini sangat positif. Dengan begini masa depan generasi bangsa akan tetap terjaga,” tambahnya.

penyerahan bantuan beasiswa prestasi ini juga diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga di Akademi Farmasi St. Fransiskus Xaverius. Jumlah mahasiswa penerima bantuan beasiswa prestasi dari Politeknik Christo Re sebanyak 18 orang, sedangkan untuk mahasiswa Akademi Farmasi St. Fransiskus Xaverius sebanyak 57 orang. *(FD-GN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here