Gelar Pemeriksaan Di Hotel Go, Tim Polda NTT Anjurkan Pemilik Toko Ambon Pasang Stiker Dengan Tulisan Tangan Pada Kemasan Mentega

0

MAUMERE-GAHARU NEWS – Kehadiran Tim Direskrimsus Polda NTT dibawah Pimpinan AKP Libartino Silaban bersama anggota lainnya menuai protes dari sejumlah pengusaha di Sikka. Pasalnya, dalam razia yang dilakukan secara diam-diam itu Tim Polda NTT meminta salah satu Toko di Sikka untuk mengelabui pemeriksaan dengan cara menganjurkan memasang stiker pada kemasan mentega berukuran 1 kg dan 1/2 kg.

Salah satu pengusaha, ketika dikonfirmasi media, Senin (20/09/2021), yang mengaku bernama Julianti, pemilik Toko Ambon membeberkan bahwa saat melakukan razia di tokonya, Tim Polda meminta agar mentega kuning dan putih merk Amanda dipasang stiker dengan tulisan tangan jika dijual dalam kemasan dengan ukuran 1 kg dan 1/2 kg.

“Petugas hanya meminta saya untuk menambahkan stiker tanggal kadaluarsa dan merek pada kemasan mentega ukuran 1 Kg yang dijual tersebut. Dia kasih tau saya tidak boleh begitu, harus pakai stiker, tulis 1 kilo, tanggal ekspayernya. Dia suruh saya begitu, saya bilang baik. Saya hanya masalah itu saja. Saya tidak tahu kalau yang lain,” jelasnya sembari menunjukan mentega kuning dan putih kemasan 1 Kg yang sudah di beri stiker tulisan tangan merek dan tanggal kadaluarsa.

Juanita juga membenarkan bahwa pihaknya dipanggil untuk diperiksa di Hotel Go setelah tokonya didatangi oleh tim Direskrimsus Polda NTT. “Hari Jumat sore saya bertemu petugas di Hotel Go. Kalau pagi saya bilang saya tidak bisa. Makanya datang ke Hotel Go pada sore hari,” jelasnya.

Ia menjelaskan, tokonya juga menjual mentega kuning dan putih merk Amanda dalam kemasan 1 kg dan ½ kg. Mentega tersebut ia beli dari Toko Tanjung Raya, Maumere dalam kemasan dos dengan ukuran 15 Kg. “Saya biasa beli di Tanjung Raya. Saya juga beli disini baru saya kemas lagi satu-satu kilo. Kan pembeli banyak cari ukuran 1 kg,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan dilapangan ada seorang warga yang juga membeli mentega dalam kemasan 1 kg tanpa label atau keterangan dalam mentega tersebut di salah satu toko di kota Maumere. Toko tersebut disanyalir tidak dirazia oleh Tim Direskrimsus Polda NTT. *(Frans Dhena)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here