Peresmian Gedung Bank NTT Cabang Rote Ndao, Terkesan Abaikan Protocol Kesehatan.

0
348

Rote Ndao,Gaharu News.Com – Hari ini kamis (22/10/2020, Gedung Bank NTT cabang Rote Ndao di resmikan  oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu, Laiskodat, SH, di Kelurahan Namodale kecamatan Lobalain.

Sayangnya dalam acara yang sangat megah ini para undangan terkesan abaikan Protokol Kesehatan penanganan Covid-19.

Banyak pejabat daerah se-NTT yang  hadir dalam acara ini bahkan pejabat tingkat propinsi NTT pun hadir tapi ironisnya banyak undangan maupun pejabat daerah yang tidak menggunakan masker untuk kegiatan ini.

Mirisnya lagi Di Rote Ndao banyak acara, pesta, yang di lakukan oleh masyarakat di Rote Ndao di wajibkan mematuhi protokol kesehatan covid-19 bahkan ada pesta yang di bubarkan karna tidak patuhi protokol kesehatan covid-19.

Ada anggapan bahwa Instruksi Bupati Rote Ndao no. HK.180/943.a/X/Kab.RN/2020, tentang Perubahan atas instruksi Bupati Rote Ndao, Nomor, HK.180/855/IX/Kab.RN/2020, Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Corona Virus Desease 2019 serta Penerapan Program Kebersihan, Kesehatan dan Keamanan di Kabupaten Rote Ndao di Abaikan. dan terkesan hanya untuk  rakyat jelata, bukan untuk para Pejabat.

Wakil Ketua DPRD Kab. Rote Ndao Paulus Henuk, SH, yang di hubungi media ini melalui pesan whats Up kamis 22/10/2020 yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa Masalah Protocol Kesehatan saat Peresmian Kantor Baru Bank NTT Cabang Rote Ndao sudah disampaikan oleh MC bahwa setiap undangan diminta untuk tetap memperhatikan Protocol Kesehatan bahkan Bank NTT juga sudah menyediakan air cuci tangan, sabun dan tisu dipintu masuk. Namun terlihat juga ada tamu undangan yang tidak gunakan masker.

Dalam pandangan saya bahwa mungkin karena di Rote Ndao masalah covid-19 sangat rendah maka ada semacam ketidaktakutan yang akhirnya terjadi penurunan kesadaran dan berujung pada ketidak patuhan kita akan aturan aturan yang kita buat sendiri terkait Protocol kesehatan.

Tentunya hal ini bisa menjadi semacam dilema tersendiri karena saat masyarakat ke pasar  justru banyak aparat yang terus bertugas untuk memastikan agar masyarakat harus gunakan masker tapi disisi lain ada yg tidak patuh, ucap wakil ketua.**JQ[gn/tim]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here